DPR Soroti Syarat Program Bedah Rumah yang Dinilai Terlalu Rumit
2026-09-04 13:00:58
2026-09-04 13:00:58
Persyaratan program bedah rumah kembali menjadi sorotan setelah sejumlah anggota Komisi V DPR RI menilai warga yang membutuhkan masih menghadapi hambatan untuk memperoleh bantuan. Ketentuan mengenai data calon penerima, desil, kondisi fisik bangunan, hingga pengunggahan foto rumah disebut dapat menyulitkan masyarakat di lapangan.
Persoalan tersebut dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat Pendalaman Pembahasan RKA K/L 2027 antara Komisi V DPR RI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Para anggota Komisi V meminta persyaratan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yang dikenal sebagai program bedah rumah, disederhanakan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan perbaikan tempat tinggal.
Akses Bedah Rumah Masih Menjadi Kendala
Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti mengatakan masih banyak masyarakat yang tidak dapat mengakses program bedah rumah. Kondisi itu terjadi meskipun persyaratan program disebut telah dipermudah oleh Kementerian PKP.
Menurut Novita, terdapat warga yang sudah masuk dalam pendataan tetapi akhirnya tidak lolos. Ia berharap prosedur kembali disederhanakan karena informasi mengenai kegagalan calon penerima masih banyak ditemukan. Salah satu persoalan yang disebut dalam rapat berkaitan dengan ketentuan desil.
Ia juga menyoroti adanya anggapan di tengah masyarakat bahwa penyerahan dana akan membuat mereka menerima bantuan. Namun, sebagian warga pada akhirnya tetap dinyatakan tidak memenuhi sejumlah persyaratan. Pernyataan tersebut memperlihatkan pentingnya kejelasan informasi mengenai proses dan kriteria penerima, sehingga warga memahami bahwa pendataan belum tentu berarti bantuan telah disetujui.
Kondisi Rumah Dinilai Perlu Dilihat Secara Utuh
Salah satu contoh yang diperdebatkan adalah rumah tanpa atap tetapi masih memiliki lantai ubin. Novita mempertanyakan apakah kondisi semacam itu bisa memenuhi syarat sebagai penerima bantuan. Ia menyindir ketentuan yang berpotensi membuat lantai harus dibongkar terlebih dahulu agar rumah dinilai layak memperoleh program bedah rumah.
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyampaikan kritik serupa. Ia mempertanyakan logika apabila lantai ubin yang masih baik harus dirusak agar kondisinya dianggap sejalan dengan bagian atap yang sudah tidak layak. Menurutnya, aturan justru dapat mempersulit masyarakat yang rumahnya seharusnya bisa diperbaiki.
Sorotan tersebut menunjukkan bahwa penilaian terhadap rumah tidak layak huni menjadi bagian penting dalam pelaksanaan BSPS. Kondisi setiap bangunan dapat berbeda: satu bagian mungkin masih baik, sedangkan bagian lainnya memerlukan perbaikan mendesak. Karena itu, Komisi V meminta kondisi nyata di lapangan menjadi pertimbangan dalam penerapan persyaratan.
Persyaratan Dikaitkan dengan Lambatnya Penyerapan
Lasarus juga menghubungkan kerumitan aturan dengan lambatnya penyerapan bantuan dan anggaran Kementerian PKP. Dalam rapat tersebut disebutkan bahwa serapan anggaran kementerian baru sekitar 36 persen, padahal tahun berjalan telah melewati pertengahan.
Ia mempertanyakan lambatnya penyelesaian kebutuhan perumahan sederhana agar menjadi lebih layak huni. Kritik itu sekaligus menekankan adanya jarak antara ketersediaan program dan kemampuan masyarakat untuk benar-benar mengaksesnya.
Anggota Komisi V DPR RI Hamid Noor Yasin turut menyampaikan keberatan masyarakat terhadap persyaratan program. Bahkan, proses memasukkan foto sebagai bukti kondisi rumah tidak layak huni disebut menghadapi kendala di lapangan. Menurutnya, syarat yang sulit dan memberatkan akan membuat warga yang membutuhkan semakin kesulitan memperoleh akses bantuan.
Hamid meminta Kementerian PKP mempertimbangkan situasi nyata yang dihadapi masyarakat. Persyaratan diharapkan cukup mudah agar program dapat diterima oleh warga yang memang membutuhkan perbaikan rumah.
Hal yang Perlu Dicermati Pemilik Rumah
Bagi pemilik rumah yang berharap mengakses BSPS, pembahasan ini menegaskan perlunya memahami bahwa pencatatan data tidak otomatis memastikan kelolosan. Ketentuan desil, bukti foto, dan penilaian kondisi fisik rumah termasuk aspek yang disebut menjadi hambatan. Warga perlu mencermati seluruh tahapan serta status pengajuan agar tidak menganggap dirinya telah menjadi penerima sebelum ada kepastian.
Dari sudut pandang pembeli rumah maupun investor properti, polemik ini juga mengingatkan pentingnya memeriksa kondisi bangunan secara menyeluruh. Lantai yang masih baik tidak selalu berarti seluruh rumah layak dihuni apabila bagian lain, seperti atap, mengalami kerusakan berat. Penilaian per bagian dapat membantu memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kebutuhan perbaikan bangunan, tanpa mengabaikan komponen yang masih berfungsi.
Perdebatan di Komisi V belum memuat keputusan perubahan persyaratan. Yang muncul dalam rapat adalah permintaan agar Kementerian PKP menyederhanakan akses dan mempertimbangkan kondisi lapangan. Karena itu, masyarakat perlu membedakan antara usulan dalam pembahasan DPR dan ketentuan program yang berlaku.
Di luar program bantuan, masyarakat yang sedang merencanakan tempat tinggal dapat mempertimbangkan kebutuhan akan hunian modern di Jakarta Barat secara cermat. Informasi mengenai pilihan hunian dan lingkungan kawasan dapat dipelajari lebih lanjut melalui MeruyaLand.
Sumber Informasi
detikProperti: DPR Sindir Syarat Bedah Rumah Rumit: Lantai Mesti Dibongkar Dulu?
Saatnya Memiliki Rumah Modern di Jakarta Barat
Temukan hunian berkualitas dengan desain modern dan lokasi strategis bersama MeruyaLand.
🏡 Lihat tipe rumah dan promo terbaru di MeruyaLand.com
- Penthouse Dekat Kedutaan Israel Dijual, Harga Salah Satu Unit Turun Rp165 Miliar
- BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Terdampak Gempa Flores NTT
- Abu Vulkanik Masuk Rumah, Pengalaman Sejumlah Figur Publik Jadi Pengingat bagi Penghuni
- RUPSLB Kedua Modernland Akan Bahas Pengalihan dan Penjaminan Aset
- 500 Rumah Modular Tahan Gempa Disiapkan untuk Korban Bencana NTT
- DPR Soroti Syarat Program Bedah Rumah yang Dinilai Terlalu Rumit
- 250 Rumah Gratis untuk MBR di Tangerang Belum Disalurkan Meski Pembangunan Rampung
- Arahan Prabowo: Kualitas Rumah dan Lingkungan Permukiman Perlu Ditingkatkan
- KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Belum Bisa Disalurkan, Bank Menunggu Arahan BP Tapera
- Genteng Sabut Kelapa BRIN Tawarkan Material Atap Ringan dari Limbah
- Rumah di Atas Sungai Dikaji sebagai Alternatif Hunian Perkotaan
- KPR 40 Tahun Ditawarkan di Danantara Housing Expo 2026, Apa yang Perlu Dicermati?
- Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Lebih dari 130 Ribu Pilihan Rumah
- Cicilan Rusun Subsidi Meikarta Mulai Rp1,7 Juta, Ini Syarat FLPP dan Hal yang Perlu Dicermati
- Desa Adat Sade Direkonstruksi, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
- Rumah Tahan Gempa BRIN Tetap Kokoh Setelah Gempa M7,7 di NTT
- MA AS Izinkan Pembangunan Ballroom Gedung Putih Senilai Rp 7,1 Triliun Berlanjut
- Serapan Anggaran Kementerian PKP Capai Rp 3,608 Triliun, Bedah Rumah Jadi Prioritas
- Menteri PKP Usulkan Larangan Atap Asbes untuk Rumah Baru dan Renovasi Pemerintah
- Perumahan Dekat Meruya, Pilihan Rumah Nyaman di Jakarta Barat yang Masih Layak Dilirik
- Cara Mengajukan KPR untuk Rumah di Meruyaland, Begini Alurnya dari Booking Hingga Akad
- Jual Rumah Meruya Utara? Kenapa Banyak Orang Sekarang Mulai Melirik Kawasan Ini
- 7 Ciri Rumah Membawa Sial
- Tempat Ngopi di Meruya Dari Mulai Cafe, Coffee Shop, dan Warung Kopi
- Perumahan Jakarta Barat Harga Terjangkau Kualitas Terbaik
- Meruya di Jakarta Mana? Ini Lokasi, Kode Pos, dan Tempat Populer di Meruya Jakarta Barat
- Cari Rumah & Tanah di Meruya? MeruyaLand.com Saja!
- Sambut Tahun Baru 2026 Dengan Punya Rumah Baru
- Rumah Mewah di Jakarta Barat 2 Lantai
- Perumahan Eksklusif Jakarta Barat Meruya Land
- Meruya Land Daerah Strategis Untuk Hunian Masa Depan Keluarga Anda
- Rumah Dijual Jakarta Barat Tanpa Perantara Meruya Land
- Cari KPR Rumah di Jakarta Barat, Meruya Land Saja!
- Cari Rumah Dijual Jakarta Barat? Temukan Pilihan Terbaik di Sini!
- Tempat Nongkrong di Meruya
- Jual Rumah Cluster Meruya 2 Lantai Luas 125 Meter lebih
- Harga Rumah di Meruya Jakarta Barat
- Rumah Meruya Dijual Luas 124 Meter 2 Lantai
- Perumahan Cluster Baru Meruya
- Menjelajahi Meruya, Jakarta Barat - Kode Pos dan Informasi Penting
- Cari Rumah Meruya Residence Jakarta Barat? Meruya Land Solusinya
- Tips Biaya Renovasi Rumah di Jakarta Lengkap, Hemat dan Efisien
- Jual Rumah di Meruya Jakarta Barat - Meruyaland Pilihan Terbaiknya
- Mencari rumah real estate di Jakarta Barat untuk investasi? Meruyaland
- Pasar Meruya, Jakarta Barat: Mengintip Denyut Kehidupan Pasar Tradisional
- Meruya: Kebijakan Ganjil Genap dalam Mengatasi Kemacetan
- Kode Pos Meruya Utara: Informasi Lengkap dan Pentingnya Bagi Warga
- Perumahan Baru di Jakarta Barat: Investasi Cerdas di Meruya Land
- Rumah Murah di Jakarta Barat: Temukan Pilihan Terbaik di Meruya Land
- Perumahan bebas banjir di Jakarta Barat
- Kredit Rumah Murah di Jakarta Barat Solusi Hunian Modern bagi Generasi Milenial
- Perumahan di Jakarta Barat Milenial Dengan Desain Modern
- Rumah dijual di Kembangan Jakarta Barat Harga Terjangkau
- Cari Rumah di Daerah Meruya? Meruya Land Pilihan Terbaik Anda
- Dijual Rumah Cluster Premium Murah di Jakarta Utara
- Beli Rumah Cluster di Jakarta? Pilih Meruya Land!
- Rumah 2 Lantai Tanah Luas +-120 meter Dijual Di Jakarta Harga Terjangkau
- Rumah Dijual di Meruya Jakarta Utara
- Update Harga Tanah per Meter di Jabodetabek Tahun 2023
- Ini Penyebab Harga Rumah Terus Naik
- Investasi
dikembangkan oleh
Official Lending Partner