Menteri PKP Usulkan Larangan Atap Asbes untuk Rumah Baru dan Renovasi Pemerintah
2026-08-22 11:44:28
2026-08-22 11:44:28
Wacana penghentian penggunaan asbes pada hunian kembali mengemuka. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengusulkan agar rumah yang direnovasi pemerintah tidak lagi memakai material tersebut. Ia juga meminta kemungkinan penyusunan aturan yang melarang pemakaian asbes pada pembangunan rumah baru dipertimbangkan.
Usulan itu disampaikan saat Maruarar meninjau dua rumah warga di Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat, 22 Agustus 2026. Kedua rumah tersebut dijadwalkan memperoleh perbaikan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Temuan di lokasi menunjukkan bahwa persoalan hunian bukan hanya terletak pada material penutup atap, tetapi juga menyangkut struktur bangunan yang sudah tidak memadai.
Rumah Lama Diganti, Bangunan Baru Diusulkan Tanpa Asbes
Maruarar menilai pemerintah perlu memikirkan pendekatan yang berbeda untuk rumah lama dan pembangunan baru. Material asbes pada hunian lama dapat diganti melalui proses perbaikan, sedangkan penggunaannya pada rumah baru diusulkan untuk dilarang. Menurutnya, edukasi juga diperlukan karena belum tentu seluruh masyarakat mengetahui bahaya asbes.
Pernyataan tersebut masih berupa usulan agar sebuah peraturan dipertimbangkan. Sumber tidak menyebutkan bahwa larangan nasional sudah diterbitkan atau mulai berlaku. Karena itu, masyarakat perlu membedakan antara arah kebijakan yang sedang didorong dan ketentuan resmi yang telah ditetapkan.
Dalam konteks program renovasi di Manggarai, arah penggantian material sudah terlihat jelas. Atap asbes pada dua rumah penerima bantuan direncanakan diganti dengan genteng metal. Perubahan ini menjadi bagian dari pekerjaan yang juga mencakup pembenahan struktur rumah.
Peninjauan Menemukan Masalah Struktur Bangunan
Kondisi kedua rumah yang dikunjungi dilaporkan memprihatinkan. Bangunan telah berusia tua dan belum pernah direnovasi. Para penghuninya tidak mampu melakukan perbaikan sendiri karena berpenghasilan sekitar Rp300 ribu sampai Rp500 ribu per bulan, sementara jumlah orang yang menjadi tanggungan dalam satu rumah dapat mencapai 20 orang.
Atap kedua hunian masih menggunakan asbes. Di lorong salah satu rumah juga ditemukan lembaran asbes utuh yang disebut berasal dari tetangga yang baru selesai merenovasi rumah. Material itu sempat hendak digunakan, tetapi rencana tersebut tidak dilanjutkan karena rumah akan diperbaiki pemerintah.
Pemeriksaan Tenaga Pendamping Masyarakat Program BSPS, Anindita Agustria Siswanto, menemukan bahwa salah satu rumah sudah tidak layak dan perlu segera diganti. Kedua rumah juga disebut tidak memiliki kolom dan ring balok sebagai penopang bangunan. Rangka atapnya masih berbahan kayu, memiliki banyak sambungan, serta menunjukkan titik-titik yang keropos. Pada bagian nonstruktural, penutup atap masih berupa asbes.
Renovasi Dijadwalkan Mulai September 2026
Kementerian PKP merencanakan pekerjaan renovasi dimulai pada 16 September 2026 dan selesai pada 12 November 2026. Masing-masing rumah akan memperoleh bantuan senilai Rp20 juta melalui program BSPS.
Perbaikannya direncanakan memakai dinding batako agar bangunan lebih kokoh, disertai pembenahan struktur. Penutup atap juga akan diubah dari asbes menjadi genteng metal. Rangkaian pekerjaan tersebut memperlihatkan bahwa renovasi rumah tidak hanya berfokus pada mengganti material yang terlihat, tetapi turut menanggapi masalah pada unsur penopang yang ditemukan saat pemeriksaan.
Kasus ini juga menunjukkan besarnya tantangan perbaikan rumah bagi keluarga dengan pendapatan terbatas dan jumlah penghuni yang banyak. Ketika bangunan lama belum pernah direnovasi, berbagai persoalan dapat muncul bersamaan, mulai dari rangka kayu yang keropos hingga ketiadaan kolom dan ring balok.
Hal Praktis yang Perlu Dicermati Pembeli Rumah
Bagi pembeli rumah maupun investor properti, kabar ini menjadi pengingat untuk memeriksa hunian secara menyeluruh. Jenis penutup atap memang penting ditanyakan, terutama ketika bangunan masih memakai asbes. Namun, hasil peninjauan di Manggarai memperlihatkan bahwa pemeriksaan tidak semestinya berhenti pada material atap.
Calon pembeli dapat menanyakan keberadaan kolom dan ring balok, bahan rangka atap, kondisi sambungan, serta apakah terdapat bagian kayu yang keropos. Pada rumah berusia tua, riwayat renovasi juga patut diketahui. Informasi tersebut membantu pembeli memahami bagian mana yang mungkin memerlukan perhatian setelah transaksi, tanpa menyimpulkan kondisi bangunan hanya dari tampilan luarnya.
Investor yang mempertimbangkan rumah lama juga perlu memisahkan penilaian terhadap komponen struktural dan nonstruktural. Dalam kasus Manggarai, kolom, ring balok, dan rangka atap menjadi persoalan struktur, sedangkan asbes ditemukan sebagai penutup atap. Pemisahan ini berguna saat menyusun daftar pemeriksaan dan menentukan pertanyaan yang perlu diajukan kepada pihak yang memahami kondisi bangunan.
Karena larangan asbes masih disampaikan sebagai usulan, pembeli sebaiknya mengikuti perkembangan aturan resmi sebelum mengambil kesimpulan mengenai dampaknya terhadap rumah baru atau renovasi. Sementara itu, pemeriksaan kondisi fisik tetap menjadi langkah praktis yang relevan berdasarkan temuan dalam kunjungan tersebut.
Bagi pembaca yang sedang mempertimbangkan hunian modern di Jakarta Barat, informasi mengenai material dan struktur bangunan dapat dijadikan bagian dari evaluasi. Pembaca juga dapat mengunjungi MeruyaLand untuk mengenal pilihan hunian di kawasan tersebut.
Sumber Informasi
detikProperti — Ara Usul Ada Aturan Larangan Pemakaian Asbes di Rumah Baru!
Saatnya Memiliki Rumah Modern di Jakarta Barat
Temukan hunian berkualitas dengan desain modern dan lokasi strategis bersama MeruyaLand.
🏡 Lihat tipe rumah dan promo terbaru di MeruyaLand.com
- Konektivitas Menjadi Faktor Penting dalam Pertumbuhan Kawasan Hunian
- Rumah Tasya Farasya Retak, Biaya Perbaikan Struktur Ditaksir Rp 5-6 Miliar
- 937.671 Rumah Dibangun dan Direnovasi hingga Oktober 2026, Dana Non-APBN Mendominasi
- Rumah Tasya Farasya Retak Sebelum Setahun Dihuni, Struktur Bangunan Diperiksa
- Park House, Rumah Masa Kecil Putri Diana, Terbengkalai Sejak 2021
- Sengketa Lahan Tanah Abang Menahan Rencana Pembangunan Rusun
- Rumah Terbengkalai di Philadelphia Jadi Lokasi Penyelidikan, Tulang dan Brankas Ditemukan
- Pelajaran dari Mesa Verde: Hunian Bisa Ditinggalkan Saat Air dan Sumber Daya Terbatas
- Renovasi East Potomac Golf Course Disorot Setelah 430 Pohon Ditebang
- Renovasi Rumah Luna Maya di Bali Rampung Setelah Dicicil Empat Tahun
- Bodie, Kota Tambang Emas yang Berubah Menjadi Kota Hantu
- Danantara Siapkan 12 Smart City, Padalarang Dirancang Tampung hingga 250.000 Hunian
- Rumah Idaman Thom Haye di Bandung: Terang, Modern, Bersih, dan Sejuk
- Fajar Sadboy Beli Rumah Pertama setelah Bertahun-tahun Mengontrak
- Teddy Siagian Jadi Plt Dirjen Perumahan Perdesaan, Kementerian PKP Percepat Program 3 Juta Rumah
- Usulan Harga Rumah Subsidi hingga Rp 500 Juta, Apa Dampaknya bagi Pembeli?
- BRAN Disiapkan Tangani Konflik Agraria, Pembagian Tugas dengan ATR/BPN Diperjelas
- Sengketa Kerusakan Royal Lodge Sisakan Tagihan Rp30 Miliar setelah Andrew Pindah
- Konsumen LRT City Temui DPR, Empat Proyek Ditargetkan Rampung Bertahap hingga 2028
- Bunker Bawah Tanah Rp 80 Miliar di Los Angeles Terjual, Apa Keistimewaannya?
- Rumah Kesha Ratuliu Disebut Sempit, Ini Pelajaran soal Prioritas Hunian Keluarga
- Kampung Pelangi dan Kontras Hunian di Tengah Kawasan Elite Jakarta Selatan
- Penjualan Rumah Subsidi Turun, Himperra Usulkan Insentif dan Perluasan FLPP
- Shani Shingnapur, Kota di India dengan Rumah Tanpa Pintu
- Kisah Marmer Masjid Nabawi dan Pelajaran Memilih Material Hunian
- Rumah Saudagar di Lubang Buaya, Saksi Sejarah yang Dipertahankan Tetap Asli
- Danantara Lanjutkan Pembangunan Apartemen LRT City Mulai 1 Oktober 2026
- LHKPN Kalapas Cibinong Nonaktif Catat Lima Properti Senilai Rp 2,7 Miliar
- Realisasi FLPP 2026 Baru 45,15 Persen, Pasokan dan Kelayakan KPR Jadi Tantangan
- Kasus Penipuan Investasi Properti Rp 698 Miliar, Pelajaran Penting bagi Investor
- Proyek Ballroom Gedung Putih Disorot, Trump Ajak Xi Jinping Melihat Pembangunan
- Revitalisasi Keraton Solo Menjangkau 13 Kawasan dengan Anggaran Rp150 Miliar
- BRAN Akan Tangani Konflik Tanah Komunal Setelah RUU Reforma Agraria Disahkan
- Kasus Apartemen Mangkrak di Ciputat, Kerugian Ana Riana dan Pelajaran bagi Pembeli
- Pemerintah Siapkan Batas Minimum dan Maksimum Kepemilikan Tanah
- Rumah Baru Rey Mbayang dan Dinda Hauw di Tangsel Masuki Tahap Finishing
- Rumah Indonesia di Nagoya Menjadi Pusat Layanan 430 Atlet Asian Games 2026
- Sulawesi Selatan Targetkan Bangun dan Renovasi 142 Rumah Layak pada 2026
- Status HGB Summarecon di Bogor Belum Berubah di Tengah Pemeriksaan KPK
- ATR/BPN Terima Aset Rampasan KPK untuk Rumah Dinas dan Operasional
- Summarecon Agung Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Suap HGB di Bogor
- Adhi Karya Pastikan ADCP Tidak Dilepas, Empat Proyek Belum Serah Terima Masih Dikaji
- Sekitar 7.000 Kawasan Kumuh Masih Menjadi Tantangan Perumahan Indonesia
- Program Bedah Rumah Targetkan 400.000 Hunian, Penghasilan di Bawah UMP Bisa Mengajukan
- Harga Rumah Subsidi 2027 Masih Dibahas, Usulan Kenaikan 12 Persen Jadi Pertimbangan
- Konstruksi Bawah Tanah Iran Disorot, Ini Pelajaran Due Diligence bagi Pembeli Properti
- Rumah Nicolas Cage di Malibu Terancam Lubang Besar Setelah Hujan Deras
- Penthouse Dekat Kedutaan Israel Dijual, Harga Salah Satu Unit Turun Rp165 Miliar
- BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Terdampak Gempa Flores NTT
- Abu Vulkanik Masuk Rumah, Pengalaman Sejumlah Figur Publik Jadi Pengingat bagi Penghuni
- RUPSLB Kedua Modernland Akan Bahas Pengalihan dan Penjaminan Aset
- 500 Rumah Modular Tahan Gempa Disiapkan untuk Korban Bencana NTT
- DPR Soroti Syarat Program Bedah Rumah yang Dinilai Terlalu Rumit
- 250 Rumah Gratis untuk MBR di Tangerang Belum Disalurkan Meski Pembangunan Rampung
- Arahan Prabowo: Kualitas Rumah dan Lingkungan Permukiman Perlu Ditingkatkan
- KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Belum Bisa Disalurkan, Bank Menunggu Arahan BP Tapera
- Genteng Sabut Kelapa BRIN Tawarkan Material Atap Ringan dari Limbah
- Rumah di Atas Sungai Dikaji sebagai Alternatif Hunian Perkotaan
- KPR 40 Tahun Ditawarkan di Danantara Housing Expo 2026, Apa yang Perlu Dicermati?
- Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Lebih dari 130 Ribu Pilihan Rumah
- Cicilan Rusun Subsidi Meikarta Mulai Rp1,7 Juta, Ini Syarat FLPP dan Hal yang Perlu Dicermati
- Desa Adat Sade Direkonstruksi, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
- Rumah Tahan Gempa BRIN Tetap Kokoh Setelah Gempa M7,7 di NTT
- MA AS Izinkan Pembangunan Ballroom Gedung Putih Senilai Rp 7,1 Triliun Berlanjut
- Serapan Anggaran Kementerian PKP Capai Rp 3,608 Triliun, Bedah Rumah Jadi Prioritas
- Menteri PKP Usulkan Larangan Atap Asbes untuk Rumah Baru dan Renovasi Pemerintah
- Perumahan Dekat Meruya, Pilihan Rumah Nyaman di Jakarta Barat yang Masih Layak Dilirik
- Cara Mengajukan KPR untuk Rumah di Meruyaland, Begini Alurnya dari Booking Hingga Akad
- Jual Rumah Meruya Utara? Kenapa Banyak Orang Sekarang Mulai Melirik Kawasan Ini
- 7 Ciri Rumah Membawa Sial
- Tempat Ngopi di Meruya Dari Mulai Cafe, Coffee Shop, dan Warung Kopi
- Perumahan Jakarta Barat Harga Terjangkau Kualitas Terbaik
- Meruya di Jakarta Mana? Ini Lokasi, Kode Pos, dan Tempat Populer di Meruya Jakarta Barat
- Cari Rumah & Tanah di Meruya? MeruyaLand.com Saja!
- Sambut Tahun Baru 2026 Dengan Punya Rumah Baru
- Rumah Mewah di Jakarta Barat 2 Lantai
- Perumahan Eksklusif Jakarta Barat Meruya Land
- Meruya Land Daerah Strategis Untuk Hunian Masa Depan Keluarga Anda
- Rumah Dijual Jakarta Barat Tanpa Perantara Meruya Land
- Cari KPR Rumah di Jakarta Barat, Meruya Land Saja!
- Cari Rumah Dijual Jakarta Barat? Temukan Pilihan Terbaik di Sini!
- Tempat Nongkrong di Meruya
- Jual Rumah Cluster Meruya 2 Lantai Luas 125 Meter lebih
- Harga Rumah di Meruya Jakarta Barat
- Rumah Meruya Dijual Luas 124 Meter 2 Lantai
- Perumahan Cluster Baru Meruya
- Menjelajahi Meruya, Jakarta Barat - Kode Pos dan Informasi Penting
- Cari Rumah Meruya Residence Jakarta Barat? Meruya Land Solusinya
- Tips Biaya Renovasi Rumah di Jakarta Lengkap, Hemat dan Efisien
- Jual Rumah di Meruya Jakarta Barat - Meruyaland Pilihan Terbaiknya
- Mencari rumah real estate di Jakarta Barat untuk investasi? Meruyaland
- Pasar Meruya, Jakarta Barat: Mengintip Denyut Kehidupan Pasar Tradisional
- Meruya: Kebijakan Ganjil Genap dalam Mengatasi Kemacetan
- Kode Pos Meruya Utara: Informasi Lengkap dan Pentingnya Bagi Warga
- Perumahan Baru di Jakarta Barat: Investasi Cerdas di Meruya Land
- Rumah Murah di Jakarta Barat: Temukan Pilihan Terbaik di Meruya Land
- Perumahan bebas banjir di Jakarta Barat
- Kredit Rumah Murah di Jakarta Barat Solusi Hunian Modern bagi Generasi Milenial
- Perumahan di Jakarta Barat Milenial Dengan Desain Modern
- Rumah dijual di Kembangan Jakarta Barat Harga Terjangkau
- Cari Rumah di Daerah Meruya? Meruya Land Pilihan Terbaik Anda
- Dijual Rumah Cluster Premium Murah di Jakarta Utara
- Beli Rumah Cluster di Jakarta? Pilih Meruya Land!
- Rumah 2 Lantai Tanah Luas +-120 meter Dijual Di Jakarta Harga Terjangkau
- Rumah Dijual di Meruya Jakarta Utara
- Update Harga Tanah per Meter di Jabodetabek Tahun 2023
- Ini Penyebab Harga Rumah Terus Naik
- Investasi
dikembangkan oleh
Official Lending Partner