MA AS Izinkan Pembangunan Ballroom Gedung Putih Senilai Rp 7,1 Triliun Berlanjut
2026-08-23 13:01:05
2026-08-23 13:01:05
Pembangunan ballroom dan kompleks keamanan di Gedung Putih kembali dapat berjalan setelah Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat menunda sementara perintah pengadilan yang sebelumnya akan menghentikan sebagian besar pekerjaan. Keputusan pada Jumat (21/8/2026) itu menjadi babak terbaru dalam perselisihan mengenai proyek senilai US$ 400 juta atau sekitar Rp 7,1 triliun dengan kurs Rp 17.833.
Langkah MA tersebut bukan putusan akhir atas sengketa proyek. Bentuknya adalah penundaan administratif yang memberi waktu tambahan kepada para hakim untuk mempertimbangkan permohonan resmi pemerintah agar pekerjaan tetap berlangsung selama proses hukum berjalan. Penundaan dikeluarkan Ketua MA John Roberts, yang menangani perkara darurat dari wilayah Washington, D.C.
Proyek Berlanjut di Tengah Proses Banding
Sebelum keputusan MA keluar, proyek dijadwalkan terkena penghentian pekerjaan di atas permukaan tanah mulai Jumat (21/8). Dasarnya adalah putusan Pengadilan Banding AS untuk Wilayah Distrik Columbia pada 7 Agustus 2026. Melalui keputusan 2 lawan 1, pengadilan banding menguatkan instruksi Hakim Distrik AS Richard Leon untuk menghentikan pembangunan tersebut.
MA kemudian memberi kesempatan kepada pihak Presiden Donald Trump untuk mengajukan banding sampai 21 Agustus. Pemerintah meminta agar pembangunan tidak ditangguhkan selama upaya banding berlangsung. Jaksa Agung pemerintahan Trump, D John Sauer, menyatakan pekerjaan proyek telah mencapai 65 persen dan menolak penghentian melalui perintah pengadilan.
Trump menyambut keputusan MA melalui unggahan di media sosial Truth. Ia menggambarkan proyek yang dibangun di area Gedung Putih tersebut sebagai kompleks militer dan ruang dansa yang berkaitan dengan keamanan nasional. Namun, kelanjutan pekerjaan saat ini tetap berada dalam kerangka penundaan sementara, bukan penyelesaian seluruh persoalan hukum.
Ballroom Terhubung dengan Kompleks Bawah Tanah
Proyek ini mencakup ballroom seluas 90.000 kaki persegi atau sekitar 8.360 meter persegi. Ruang dansa di permukaan tanah digabungkan dengan kompleks bawah tanah yang luas. Menurut Trump, cakupannya meliputi tempat perlindungan bom, fasilitas medis, perlindungan terhadap pesawat nirawak dan rudal, serta sejumlah fitur keamanan lain.
Argumen keamanan juga menjadi dasar pembelaan Departemen Kehakiman. Dalam dokumen yang disampaikan kepada MA pada 14 Agustus, pengacara departemen tersebut merujuk pada upaya pembunuhan terhadap presiden dan berbagai ancaman lain yang terjadi baru-baru ini. Mereka menilai kompleks militer terintegrasi dan ballroom dengan pengamanan tinggi di Sayap Timur sangat penting bagi keamanan nasional.
Dengan rancangan yang menggabungkan fungsi acara, fasilitas bawah tanah, dan perlindungan keamanan, proyek ini bukan sekadar pembangunan ruang pertemuan. Kompleksitas fungsi tersebut juga menjelaskan mengapa pemerintah menempatkan isu keamanan sebagai pusat argumen untuk mempertahankan kelanjutan konstruksi.
Gugatan Menyoroti Persetujuan dan Bangunan Bersejarah
Perselisihan bermula setelah pemerintah membongkar Sayap Timur Gedung Putih dan memulai pembangunan ballroom tanpa meminta persetujuan khusus dari Kongres. National Trust for Historic Preservation kemudian mengajukan gugatan pada tahun lalu.
Organisasi nirlaba tersebut menegaskan bahwa tindakan MA kali ini belum merupakan keputusan final. Karena itu, mereka masih menunggu perkembangan berikutnya. Posisi ini penting untuk membedakan antara izin sementara agar pekerjaan berlanjut dan putusan yang nantinya menentukan hasil akhir sengketa.
Perkara tersebut memperlihatkan bahwa proyek dengan kemajuan konstruksi yang signifikan tetap dapat menghadapi ketidakpastian ketika dasar persetujuan dan kewenangannya dipersoalkan. Bahkan ketika pemerintah mengajukan alasan keamanan, pengadilan masih harus mempertimbangkan permohonan serta keberatan dari pihak yang menggugat.
Pelajaran Praktis bagi Pembeli Rumah dan Investor Indonesia
Bagi pembeli rumah dan investor Indonesia, sengketa ini memberi pelajaran praktis mengenai pentingnya memisahkan kemajuan fisik proyek dari kepastian prosesnya. Informasi bahwa pembangunan telah mencapai 65 persen tidak dengan sendirinya menutup risiko penghentian apabila aspek persetujuan masih menjadi perkara. Saat menilai properti, status pekerjaan sebaiknya dibaca bersama dokumen, kewenangan pembangunan, dan kemungkinan sengketa yang diketahui.
Skala biaya juga tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran kepastian. Proyek Rp 7,1 triliun ini tetap berhadapan dengan putusan pengadilan, banding, dan penundaan administratif. Dari sudut pandang calon pembeli, kronologi keputusan perlu diperhatikan secara cermat: siapa yang mengeluarkan keputusan, bagian pekerjaan mana yang terdampak, dan apakah keputusan itu sementara atau final.
Kasus ini juga menunjukkan perlunya memahami fungsi bangunan secara utuh. Ballroom di permukaan merupakan satu bagian dari kompleks yang juga memiliki fasilitas bawah tanah dan fitur keamanan. Pada hunian, pendekatan serupa dapat diterapkan dengan menilai keseluruhan rancangan dan fungsi ruang, bukan hanya tampilan bagian yang paling menonjol.
Bagi pembaca yang sedang mempertimbangkan hunian modern di Jakarta Barat, kebutuhan ruang, kejelasan informasi, serta kesesuaian hunian dengan rencana jangka panjang tetap layak menjadi dasar pertimbangan. Informasi mengenai pilihan hunian dapat dijelajahi lebih lanjut melalui MeruyaLand.
Sumber Informasi
detikProperti — Sempat Disetop, MA Izinkan Proyek Ballroom Gedung Putih Rp 7,1 T Dilanjut
Saatnya Memiliki Rumah Modern di Jakarta Barat
Temukan hunian berkualitas dengan desain modern dan lokasi strategis bersama MeruyaLand.
🏡 Lihat tipe rumah dan promo terbaru di MeruyaLand.com
- Konektivitas Menjadi Faktor Penting dalam Pertumbuhan Kawasan Hunian
- Rumah Tasya Farasya Retak, Biaya Perbaikan Struktur Ditaksir Rp 5-6 Miliar
- 937.671 Rumah Dibangun dan Direnovasi hingga Oktober 2026, Dana Non-APBN Mendominasi
- Rumah Tasya Farasya Retak Sebelum Setahun Dihuni, Struktur Bangunan Diperiksa
- Park House, Rumah Masa Kecil Putri Diana, Terbengkalai Sejak 2021
- Sengketa Lahan Tanah Abang Menahan Rencana Pembangunan Rusun
- Rumah Terbengkalai di Philadelphia Jadi Lokasi Penyelidikan, Tulang dan Brankas Ditemukan
- Pelajaran dari Mesa Verde: Hunian Bisa Ditinggalkan Saat Air dan Sumber Daya Terbatas
- Renovasi East Potomac Golf Course Disorot Setelah 430 Pohon Ditebang
- Renovasi Rumah Luna Maya di Bali Rampung Setelah Dicicil Empat Tahun
- Bodie, Kota Tambang Emas yang Berubah Menjadi Kota Hantu
- Danantara Siapkan 12 Smart City, Padalarang Dirancang Tampung hingga 250.000 Hunian
- Rumah Idaman Thom Haye di Bandung: Terang, Modern, Bersih, dan Sejuk
- Fajar Sadboy Beli Rumah Pertama setelah Bertahun-tahun Mengontrak
- Teddy Siagian Jadi Plt Dirjen Perumahan Perdesaan, Kementerian PKP Percepat Program 3 Juta Rumah
- Usulan Harga Rumah Subsidi hingga Rp 500 Juta, Apa Dampaknya bagi Pembeli?
- BRAN Disiapkan Tangani Konflik Agraria, Pembagian Tugas dengan ATR/BPN Diperjelas
- Sengketa Kerusakan Royal Lodge Sisakan Tagihan Rp30 Miliar setelah Andrew Pindah
- Konsumen LRT City Temui DPR, Empat Proyek Ditargetkan Rampung Bertahap hingga 2028
- Bunker Bawah Tanah Rp 80 Miliar di Los Angeles Terjual, Apa Keistimewaannya?
- Rumah Kesha Ratuliu Disebut Sempit, Ini Pelajaran soal Prioritas Hunian Keluarga
- Kampung Pelangi dan Kontras Hunian di Tengah Kawasan Elite Jakarta Selatan
- Penjualan Rumah Subsidi Turun, Himperra Usulkan Insentif dan Perluasan FLPP
- Shani Shingnapur, Kota di India dengan Rumah Tanpa Pintu
- Kisah Marmer Masjid Nabawi dan Pelajaran Memilih Material Hunian
- Rumah Saudagar di Lubang Buaya, Saksi Sejarah yang Dipertahankan Tetap Asli
- Danantara Lanjutkan Pembangunan Apartemen LRT City Mulai 1 Oktober 2026
- LHKPN Kalapas Cibinong Nonaktif Catat Lima Properti Senilai Rp 2,7 Miliar
- Realisasi FLPP 2026 Baru 45,15 Persen, Pasokan dan Kelayakan KPR Jadi Tantangan
- Kasus Penipuan Investasi Properti Rp 698 Miliar, Pelajaran Penting bagi Investor
- Proyek Ballroom Gedung Putih Disorot, Trump Ajak Xi Jinping Melihat Pembangunan
- Revitalisasi Keraton Solo Menjangkau 13 Kawasan dengan Anggaran Rp150 Miliar
- BRAN Akan Tangani Konflik Tanah Komunal Setelah RUU Reforma Agraria Disahkan
- Kasus Apartemen Mangkrak di Ciputat, Kerugian Ana Riana dan Pelajaran bagi Pembeli
- Pemerintah Siapkan Batas Minimum dan Maksimum Kepemilikan Tanah
- Rumah Baru Rey Mbayang dan Dinda Hauw di Tangsel Masuki Tahap Finishing
- Rumah Indonesia di Nagoya Menjadi Pusat Layanan 430 Atlet Asian Games 2026
- Sulawesi Selatan Targetkan Bangun dan Renovasi 142 Rumah Layak pada 2026
- Status HGB Summarecon di Bogor Belum Berubah di Tengah Pemeriksaan KPK
- ATR/BPN Terima Aset Rampasan KPK untuk Rumah Dinas dan Operasional
- Summarecon Agung Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Suap HGB di Bogor
- Adhi Karya Pastikan ADCP Tidak Dilepas, Empat Proyek Belum Serah Terima Masih Dikaji
- Sekitar 7.000 Kawasan Kumuh Masih Menjadi Tantangan Perumahan Indonesia
- Program Bedah Rumah Targetkan 400.000 Hunian, Penghasilan di Bawah UMP Bisa Mengajukan
- Harga Rumah Subsidi 2027 Masih Dibahas, Usulan Kenaikan 12 Persen Jadi Pertimbangan
- Konstruksi Bawah Tanah Iran Disorot, Ini Pelajaran Due Diligence bagi Pembeli Properti
- Rumah Nicolas Cage di Malibu Terancam Lubang Besar Setelah Hujan Deras
- Penthouse Dekat Kedutaan Israel Dijual, Harga Salah Satu Unit Turun Rp165 Miliar
- BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Terdampak Gempa Flores NTT
- Abu Vulkanik Masuk Rumah, Pengalaman Sejumlah Figur Publik Jadi Pengingat bagi Penghuni
- RUPSLB Kedua Modernland Akan Bahas Pengalihan dan Penjaminan Aset
- 500 Rumah Modular Tahan Gempa Disiapkan untuk Korban Bencana NTT
- DPR Soroti Syarat Program Bedah Rumah yang Dinilai Terlalu Rumit
- 250 Rumah Gratis untuk MBR di Tangerang Belum Disalurkan Meski Pembangunan Rampung
- Arahan Prabowo: Kualitas Rumah dan Lingkungan Permukiman Perlu Ditingkatkan
- KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Belum Bisa Disalurkan, Bank Menunggu Arahan BP Tapera
- Genteng Sabut Kelapa BRIN Tawarkan Material Atap Ringan dari Limbah
- Rumah di Atas Sungai Dikaji sebagai Alternatif Hunian Perkotaan
- KPR 40 Tahun Ditawarkan di Danantara Housing Expo 2026, Apa yang Perlu Dicermati?
- Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Lebih dari 130 Ribu Pilihan Rumah
- Cicilan Rusun Subsidi Meikarta Mulai Rp1,7 Juta, Ini Syarat FLPP dan Hal yang Perlu Dicermati
- Desa Adat Sade Direkonstruksi, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
- Rumah Tahan Gempa BRIN Tetap Kokoh Setelah Gempa M7,7 di NTT
- MA AS Izinkan Pembangunan Ballroom Gedung Putih Senilai Rp 7,1 Triliun Berlanjut
- Serapan Anggaran Kementerian PKP Capai Rp 3,608 Triliun, Bedah Rumah Jadi Prioritas
- Menteri PKP Usulkan Larangan Atap Asbes untuk Rumah Baru dan Renovasi Pemerintah
- Perumahan Dekat Meruya, Pilihan Rumah Nyaman di Jakarta Barat yang Masih Layak Dilirik
- Cara Mengajukan KPR untuk Rumah di Meruyaland, Begini Alurnya dari Booking Hingga Akad
- Jual Rumah Meruya Utara? Kenapa Banyak Orang Sekarang Mulai Melirik Kawasan Ini
- 7 Ciri Rumah Membawa Sial
- Tempat Ngopi di Meruya Dari Mulai Cafe, Coffee Shop, dan Warung Kopi
- Perumahan Jakarta Barat Harga Terjangkau Kualitas Terbaik
- Meruya di Jakarta Mana? Ini Lokasi, Kode Pos, dan Tempat Populer di Meruya Jakarta Barat
- Cari Rumah & Tanah di Meruya? MeruyaLand.com Saja!
- Sambut Tahun Baru 2026 Dengan Punya Rumah Baru
- Rumah Mewah di Jakarta Barat 2 Lantai
- Perumahan Eksklusif Jakarta Barat Meruya Land
- Meruya Land Daerah Strategis Untuk Hunian Masa Depan Keluarga Anda
- Rumah Dijual Jakarta Barat Tanpa Perantara Meruya Land
- Cari KPR Rumah di Jakarta Barat, Meruya Land Saja!
- Cari Rumah Dijual Jakarta Barat? Temukan Pilihan Terbaik di Sini!
- Tempat Nongkrong di Meruya
- Jual Rumah Cluster Meruya 2 Lantai Luas 125 Meter lebih
- Harga Rumah di Meruya Jakarta Barat
- Rumah Meruya Dijual Luas 124 Meter 2 Lantai
- Perumahan Cluster Baru Meruya
- Menjelajahi Meruya, Jakarta Barat - Kode Pos dan Informasi Penting
- Cari Rumah Meruya Residence Jakarta Barat? Meruya Land Solusinya
- Tips Biaya Renovasi Rumah di Jakarta Lengkap, Hemat dan Efisien
- Jual Rumah di Meruya Jakarta Barat - Meruyaland Pilihan Terbaiknya
- Mencari rumah real estate di Jakarta Barat untuk investasi? Meruyaland
- Pasar Meruya, Jakarta Barat: Mengintip Denyut Kehidupan Pasar Tradisional
- Meruya: Kebijakan Ganjil Genap dalam Mengatasi Kemacetan
- Kode Pos Meruya Utara: Informasi Lengkap dan Pentingnya Bagi Warga
- Perumahan Baru di Jakarta Barat: Investasi Cerdas di Meruya Land
- Rumah Murah di Jakarta Barat: Temukan Pilihan Terbaik di Meruya Land
- Perumahan bebas banjir di Jakarta Barat
- Kredit Rumah Murah di Jakarta Barat Solusi Hunian Modern bagi Generasi Milenial
- Perumahan di Jakarta Barat Milenial Dengan Desain Modern
- Rumah dijual di Kembangan Jakarta Barat Harga Terjangkau
- Cari Rumah di Daerah Meruya? Meruya Land Pilihan Terbaik Anda
- Dijual Rumah Cluster Premium Murah di Jakarta Utara
- Beli Rumah Cluster di Jakarta? Pilih Meruya Land!
- Rumah 2 Lantai Tanah Luas +-120 meter Dijual Di Jakarta Harga Terjangkau
- Rumah Dijual di Meruya Jakarta Utara
- Update Harga Tanah per Meter di Jabodetabek Tahun 2023
- Ini Penyebab Harga Rumah Terus Naik
- Investasi
dikembangkan oleh
Official Lending Partner