Adhi Karya Pastikan ADCP Tidak Dilepas, Empat Proyek Belum Serah Terima Masih Dikaji
2026-09-15 13:01:02
2026-09-15 13:01:02
PT Adhi Karya (Persero) Tbk memastikan PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), pengembang Apartemen LRT City, tidak termasuk perusahaan yang akan dilepas pada tahap awal penataan portofolio. Kepastian ini muncul di tengah restrukturisasi Adhi Karya dan arahan agar perseroan kembali mempertajam fokus pada bisnis inti Engineering & Construction.
Meski ADCP tidak masuk dalam rencana divestasi tersebut, persoalan proyek yang belum diserahterimakan kepada konsumen masih belum selesai. Adhi Karya bersama Danantara sedang mengkaji skema pendanaan untuk menuntaskan empat proyek ADCP yang belum diserahterimakan.
Dua Afiliasi Menjadi Fokus Divestasi Awal
Corporate Secretary Adhi Karya, Siswanto, menjelaskan bahwa proses divestasi tidak menyasar ADCP. Tahap awal diarahkan kepada kepemilikan saham Adhi Karya di dua perusahaan afiliasi yang bergerak pada bidang jalan tol dan pengolahan air.
Adhi Karya masih melakukan kajian bersama Danantara untuk menentukan opsi divestasi yang dinilai paling tepat. Pelaksanaannya direncanakan berlangsung secara bertahap, dengan divestasi saham pada dua afiliasi tersebut ditargetkan dimulai pada tahun ini.
Penataan portofolio ini merupakan bagian dari program restrukturisasi dan penyehatan korporasi Adhi Karya. Tujuannya adalah menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan. Sejumlah pilihan aksi korporasi sedang dipertimbangkan, mulai dari divestasi dan merger hingga langkah lain yang sesuai dengan hasil kajian.
Proses penentuan langkah tersebut dilakukan melalui analisis mendalam yang dikoordinasikan Adhi Karya bersama Danantara. Dengan demikian, bentuk akhir penataan tiap anak usaha atau afiliasi masih bergantung pada hasil kajian yang sedang berjalan.
Nasib Empat Proyek ADCP Masih Dikaji
Di luar agenda divestasi dua afiliasi, Adhi Karya dan Danantara juga mengkaji persoalan ADCP dengan konsumen Apartemen LRT City. Fokus pembahasannya adalah skema pendanaan yang akan diberikan kepada ADCP untuk menyelesaikan empat proyek yang belum serah terima kepada konsumen.
Sebelumnya, Dony Oskaria selaku Kepala BP BUMN sekaligus COO BPI Danantara telah menyatakan bahwa Danantara akan membantu penyelesaian proyek Apartemen LRT City yang terhenti. Dana sebesar Rp456 miliar disebut dibutuhkan untuk menyelesaikan lebih dari 2.000 unit yang telah dibayar masyarakat.
Pernyataan terbaru Adhi Karya memperjelas pemisahan dua agenda penting. Pertama, pelepasan saham pada perusahaan afiliasi di sektor jalan tol dan pengolahan air. Kedua, kajian pendanaan untuk menyelesaikan proyek-proyek ADCP yang tertunda. Karena itu, kabar mengenai penataan anak usaha tidak serta-merta berarti ADCP akan dilepas.
Adhi Karya Diarahkan Kembali Fokus sebagai Kontraktor
Danantara sebagai pemegang saham mayoritas mengarahkan Adhi Karya untuk memperkuat bisnis inti Engineering & Construction. Salah satu langkahnya adalah merapikan portofolio anak usaha dan afiliasi agar struktur perusahaan lebih sehat serta fokus usahanya semakin jelas.
Dony sebelumnya meminta Adhi Karya tidak membentuk anak perusahaan baru. Ia menilai pembentukan entitas baru selama ini menimbulkan masalah, sehingga perseroan diminta berkonsentrasi pada perannya sebagai kontraktor dengan kualitas yang baik.
Arahan tersebut dibahas dalam rapat BP BUMN dan BPI Danantara bersama jajaran direksi Adhi Karya pada 3 September 2026. Pertemuan itu membicarakan perkembangan proses perampingan dan restrukturisasi perseroan. Cakupan penataannya meliputi pelepasan sejumlah aset dan bisnis, penggabungan anak usaha, serta konsolidasi portofolio properti di bawah Danantara.
Hal yang Perlu Dicermati Pembeli dan Investor
Bagi konsumen yang berkaitan dengan empat proyek belum serah terima, informasi terpenting saat ini adalah bahwa skema pendanaannya masih berada dalam proses kajian. Pernyataan mengenai kebutuhan dana dan komitmen penyelesaian memberikan arah, tetapi sumber belum memuat jadwal pencairan, tahapan konstruksi, maupun waktu serah terima baru.
Karena itu, pembeli dapat memisahkan kabar restrukturisasi perusahaan dari perkembangan operasional proyek. Status ADCP yang tidak dilepas tidak dengan sendirinya menjelaskan kapan unit akan selesai. Perkembangan yang relevan untuk dicermati selanjutnya ialah hasil kajian pendanaan dan informasi pelaksanaan penyelesaian empat proyek tersebut.
Bagi investor, restrukturisasi ini menunjukkan adanya upaya mempertajam fokus bisnis Adhi Karya melalui penataan aset, afiliasi, dan portofolio properti. Namun, bentuk aksi korporasi akhirnya belum ditetapkan karena analisis bersama Danantara masih berlangsung. Penilaian sebaiknya tetap bertumpu pada informasi resmi berikutnya mengenai pilihan divestasi, merger, konsolidasi, serta realisasi penyelesaian proyek ADCP.
Untuk kebutuhan hunian, pembaca juga dapat mempertimbangkan pilihan hunian modern di Jakarta Barat dan mengunjungi MeruyaLand guna memperoleh informasi yang relevan dengan kebutuhan tempat tinggal.
Sumber Informasi
detikProperti — Danantara Minta Adhi Karya Tutup Anak Usaha, Pengembang LRT City Juga Kena?
Saatnya Memiliki Rumah Modern di Jakarta Barat
Temukan hunian berkualitas dengan desain modern dan lokasi strategis bersama MeruyaLand.
🏡 Lihat tipe rumah dan promo terbaru di MeruyaLand.com
- Rumah Indonesia di Nagoya Menjadi Pusat Layanan 430 Atlet Asian Games 2026
- Sulawesi Selatan Targetkan Bangun dan Renovasi 142 Rumah Layak pada 2026
- Status HGB Summarecon di Bogor Belum Berubah di Tengah Pemeriksaan KPK
- ATR/BPN Terima Aset Rampasan KPK untuk Rumah Dinas dan Operasional
- Summarecon Agung Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Suap HGB di Bogor
- Adhi Karya Pastikan ADCP Tidak Dilepas, Empat Proyek Belum Serah Terima Masih Dikaji
- Sekitar 7.000 Kawasan Kumuh Masih Menjadi Tantangan Perumahan Indonesia
- Program Bedah Rumah Targetkan 400.000 Hunian, Penghasilan di Bawah UMP Bisa Mengajukan
- Harga Rumah Subsidi 2027 Masih Dibahas, Usulan Kenaikan 12 Persen Jadi Pertimbangan
- Konstruksi Bawah Tanah Iran Disorot, Ini Pelajaran Due Diligence bagi Pembeli Properti
- Rumah Nicolas Cage di Malibu Terancam Lubang Besar Setelah Hujan Deras
- Penthouse Dekat Kedutaan Israel Dijual, Harga Salah Satu Unit Turun Rp165 Miliar
- BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Terdampak Gempa Flores NTT
- Abu Vulkanik Masuk Rumah, Pengalaman Sejumlah Figur Publik Jadi Pengingat bagi Penghuni
- RUPSLB Kedua Modernland Akan Bahas Pengalihan dan Penjaminan Aset
- 500 Rumah Modular Tahan Gempa Disiapkan untuk Korban Bencana NTT
- DPR Soroti Syarat Program Bedah Rumah yang Dinilai Terlalu Rumit
- 250 Rumah Gratis untuk MBR di Tangerang Belum Disalurkan Meski Pembangunan Rampung
- Arahan Prabowo: Kualitas Rumah dan Lingkungan Permukiman Perlu Ditingkatkan
- KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Belum Bisa Disalurkan, Bank Menunggu Arahan BP Tapera
- Genteng Sabut Kelapa BRIN Tawarkan Material Atap Ringan dari Limbah
- Rumah di Atas Sungai Dikaji sebagai Alternatif Hunian Perkotaan
- KPR 40 Tahun Ditawarkan di Danantara Housing Expo 2026, Apa yang Perlu Dicermati?
- Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Lebih dari 130 Ribu Pilihan Rumah
- Cicilan Rusun Subsidi Meikarta Mulai Rp1,7 Juta, Ini Syarat FLPP dan Hal yang Perlu Dicermati
- Desa Adat Sade Direkonstruksi, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
- Rumah Tahan Gempa BRIN Tetap Kokoh Setelah Gempa M7,7 di NTT
- MA AS Izinkan Pembangunan Ballroom Gedung Putih Senilai Rp 7,1 Triliun Berlanjut
- Serapan Anggaran Kementerian PKP Capai Rp 3,608 Triliun, Bedah Rumah Jadi Prioritas
- Menteri PKP Usulkan Larangan Atap Asbes untuk Rumah Baru dan Renovasi Pemerintah
- Perumahan Dekat Meruya, Pilihan Rumah Nyaman di Jakarta Barat yang Masih Layak Dilirik
- Cara Mengajukan KPR untuk Rumah di Meruyaland, Begini Alurnya dari Booking Hingga Akad
- Jual Rumah Meruya Utara? Kenapa Banyak Orang Sekarang Mulai Melirik Kawasan Ini
- 7 Ciri Rumah Membawa Sial
- Tempat Ngopi di Meruya Dari Mulai Cafe, Coffee Shop, dan Warung Kopi
- Perumahan Jakarta Barat Harga Terjangkau Kualitas Terbaik
- Meruya di Jakarta Mana? Ini Lokasi, Kode Pos, dan Tempat Populer di Meruya Jakarta Barat
- Cari Rumah & Tanah di Meruya? MeruyaLand.com Saja!
- Sambut Tahun Baru 2026 Dengan Punya Rumah Baru
- Rumah Mewah di Jakarta Barat 2 Lantai
- Perumahan Eksklusif Jakarta Barat Meruya Land
- Meruya Land Daerah Strategis Untuk Hunian Masa Depan Keluarga Anda
- Rumah Dijual Jakarta Barat Tanpa Perantara Meruya Land
- Cari KPR Rumah di Jakarta Barat, Meruya Land Saja!
- Cari Rumah Dijual Jakarta Barat? Temukan Pilihan Terbaik di Sini!
- Tempat Nongkrong di Meruya
- Jual Rumah Cluster Meruya 2 Lantai Luas 125 Meter lebih
- Harga Rumah di Meruya Jakarta Barat
- Rumah Meruya Dijual Luas 124 Meter 2 Lantai
- Perumahan Cluster Baru Meruya
- Menjelajahi Meruya, Jakarta Barat - Kode Pos dan Informasi Penting
- Cari Rumah Meruya Residence Jakarta Barat? Meruya Land Solusinya
- Tips Biaya Renovasi Rumah di Jakarta Lengkap, Hemat dan Efisien
- Jual Rumah di Meruya Jakarta Barat - Meruyaland Pilihan Terbaiknya
- Mencari rumah real estate di Jakarta Barat untuk investasi? Meruyaland
- Pasar Meruya, Jakarta Barat: Mengintip Denyut Kehidupan Pasar Tradisional
- Meruya: Kebijakan Ganjil Genap dalam Mengatasi Kemacetan
- Kode Pos Meruya Utara: Informasi Lengkap dan Pentingnya Bagi Warga
- Perumahan Baru di Jakarta Barat: Investasi Cerdas di Meruya Land
- Rumah Murah di Jakarta Barat: Temukan Pilihan Terbaik di Meruya Land
- Perumahan bebas banjir di Jakarta Barat
- Kredit Rumah Murah di Jakarta Barat Solusi Hunian Modern bagi Generasi Milenial
- Perumahan di Jakarta Barat Milenial Dengan Desain Modern
- Rumah dijual di Kembangan Jakarta Barat Harga Terjangkau
- Cari Rumah di Daerah Meruya? Meruya Land Pilihan Terbaik Anda
- Dijual Rumah Cluster Premium Murah di Jakarta Utara
- Beli Rumah Cluster di Jakarta? Pilih Meruya Land!
- Rumah 2 Lantai Tanah Luas +-120 meter Dijual Di Jakarta Harga Terjangkau
- Rumah Dijual di Meruya Jakarta Utara
- Update Harga Tanah per Meter di Jabodetabek Tahun 2023
- Ini Penyebab Harga Rumah Terus Naik
- Investasi
dikembangkan oleh
Official Lending Partner