937.671 Rumah Dibangun dan Direnovasi hingga Oktober 2026, Dana Non-APBN Mendominasi
2026-10-25 13:00:43
2026-10-25 13:00:43
Pembangunan dan renovasi rumah di Indonesia mendekati satu juta unit hanya dalam sepuluh bulan. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat 937.671 rumah telah dibangun atau diperbaiki hingga 15 Oktober 2026. Angka tersebut memperlihatkan bahwa penanganan kebutuhan hunian tidak hanya bertumpu pada belanja pemerintah.
Dari keseluruhan capaian itu, sebanyak 466.951 unit merupakan rumah baru, sedangkan 470.720 unit lainnya berupa rumah yang direnovasi. Jumlah renovasi sedikit lebih besar daripada pembangunan baru. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas rumah yang sudah ada menempati porsi penting dalam capaian perumahan tahun ini.
Pembiayaan non-APBN mencakup 701.371 rumah
Dana non-APBN mendominasi dengan cakupan 701.371 unit rumah. Sebagai perbandingan, pembangunan dan renovasi yang menggunakan APBN mencapai 236.300 unit. Dengan demikian, sekitar tiga dari setiap empat unit dalam catatan tersebut ditangani melalui skema di luar belanja langsung APBN.
Sumber menyebut sejumlah instrumen dalam kelompok non-APBN. KPR subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencakup 182.371 unit. Pembebasan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) tercatat mencakup 183.121 unit, menjadi angka terbesar di antara rincian skema non-APBN yang disebutkan.
Instrumen lain meliputi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial Bank Indonesia (KLM BI) sebanyak 41.332 unit dan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebanyak 16.399 unit. Kontribusi dana swasta atau tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) tercatat sebanyak 5.823 unit. Rincian dalam sumber tidak memuat seluruh komponen pembentuk total 701.371 unit, sehingga angka-angka tersebut tidak dapat diperlakukan sebagai daftar lengkap.
Program renovasi mendominasi penggunaan APBN
Pada kelompok yang menggunakan APBN, porsi terbesar berasal dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program renovasi tersebut terealisasi untuk 235.263 unit dari total 236.300 unit yang dibiayai APBN. Artinya, hampir seluruh capaian berbasis anggaran negara dalam laporan ini berkaitan dengan perbaikan rumah melalui BSPS.
Program APBN lainnya mencakup pembangunan 462 hunian rumah susun, renovasi 104 rumah dengan kondisi sanitasi buruk, serta pembangunan 471 rumah melalui bantuan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU). Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel menyampaikan bahwa capaian APBN sampai 15 Oktober 2026 mencapai 236.300 unit.
Data ini juga membantu membedakan dua ukuran yang kerap tercampur dalam pembahasan sektor perumahan. Pembangunan rumah baru menambah unit hunian, sementara renovasi memperbaiki rumah yang telah ada. Keduanya masuk dalam total capaian, tetapi memiliki bentuk intervensi yang berbeda.
Serapan anggaran PKP mencapai 58,33 persen
Anggaran Kementerian PKP pada 2026 tercatat sebesar Rp12,527 triliun. Nilai tersebut termasuk tambahan Anggaran Belanja Tambahan sebesar Rp2,218 triliun untuk pembangunan hunian tetap bagi penanganan bencana di Sumatera.
Hingga 23 Oktober 2026, realisasi belanja kementerian mencapai Rp7,037 triliun atau 58,33 persen. Serapan tersebut sudah memasukkan anggaran tambahan. Tanggal pencatatan anggaran ini berbeda dari tanggal data pembangunan dan renovasi rumah, yang menggunakan posisi per 15 Oktober 2026.
Jika capaian hingga pertengahan Oktober 2026 digabungkan dengan catatan 2025, jumlah rumah yang telah dibantu mencapai 1.790.081 unit. Total itu terdiri dari 1.103.918 rumah baru dan 686.163 rumah yang direnovasi. Komposisi kumulatif berbeda dari capaian sepuluh bulan 2026 karena jumlah rumah baru lebih besar daripada renovasi.
Hal yang perlu dicermati pembeli rumah dan investor
Bagi pembeli rumah, laporan ini sebaiknya dibaca sebagai gambaran skala program perumahan, bukan sebagai daftar proyek atau penawaran properti. Istilah non-APBN juga tidak berarti seluruh unit dibiayai secara langsung oleh pembeli atau swasta. Di dalamnya terdapat beragam instrumen, mulai dari FLPP, insentif perpajakan, kebijakan likuiditas, pembebasan PBG, hingga CSR.
Calon pembeli dapat mencermati jenis dukungan yang melekat pada suatu transaksi dan membedakannya dari pembangunan fisik. FLPP berkaitan dengan pembiayaan, sedangkan PPN DTP, KLM BI, dan pembebasan PBG merupakan instrumen dengan karakter yang berbeda. Karena sumber hanya menyajikan capaian agregat, data ini belum menjelaskan lokasi, kualitas bangunan, status legal, maupun kesiapan setiap unit.
Bagi investor, keseimbangan antara 466.951 rumah baru dan 470.720 rumah renovasi pada 2026 memberikan konteks bahwa aktivitas sektor hunian tidak hanya berlangsung pada pembangunan baru. Namun, keputusan investasi tetap memerlukan pemeriksaan data yang lebih spesifik daripada angka nasional, termasuk objek dan wilayah yang sedang dinilai.
Pembaca yang sedang mempertimbangkan hunian modern di Jakarta Barat dapat melanjutkan pencarian informasi dan mengenal pilihan hunian melalui MeruyaLand.
Sumber Informasi
detikProperti: Nyaris 1 Juta Rumah yang Dibangun-Direnovasi PKP, Mayoritas Tak Pakai APBN
Saatnya Memiliki Rumah Modern di Jakarta Barat
Temukan hunian berkualitas dengan desain modern dan lokasi strategis bersama MeruyaLand.
🏡 Lihat tipe rumah dan promo terbaru di MeruyaLand.com
- Rumah Tasya Farasya Retak, Biaya Perbaikan Struktur Ditaksir Rp 5-6 Miliar
- 937.671 Rumah Dibangun dan Direnovasi hingga Oktober 2026, Dana Non-APBN Mendominasi
- Rumah Tasya Farasya Retak Sebelum Setahun Dihuni, Struktur Bangunan Diperiksa
- Park House, Rumah Masa Kecil Putri Diana, Terbengkalai Sejak 2021
- Sengketa Lahan Tanah Abang Menahan Rencana Pembangunan Rusun
- Rumah Terbengkalai di Philadelphia Jadi Lokasi Penyelidikan, Tulang dan Brankas Ditemukan
- Pelajaran dari Mesa Verde: Hunian Bisa Ditinggalkan Saat Air dan Sumber Daya Terbatas
- Renovasi East Potomac Golf Course Disorot Setelah 430 Pohon Ditebang
- Renovasi Rumah Luna Maya di Bali Rampung Setelah Dicicil Empat Tahun
- Bodie, Kota Tambang Emas yang Berubah Menjadi Kota Hantu
- Danantara Siapkan 12 Smart City, Padalarang Dirancang Tampung hingga 250.000 Hunian
- Rumah Idaman Thom Haye di Bandung: Terang, Modern, Bersih, dan Sejuk
- Fajar Sadboy Beli Rumah Pertama setelah Bertahun-tahun Mengontrak
- Teddy Siagian Jadi Plt Dirjen Perumahan Perdesaan, Kementerian PKP Percepat Program 3 Juta Rumah
- Usulan Harga Rumah Subsidi hingga Rp 500 Juta, Apa Dampaknya bagi Pembeli?
- BRAN Disiapkan Tangani Konflik Agraria, Pembagian Tugas dengan ATR/BPN Diperjelas
- Sengketa Kerusakan Royal Lodge Sisakan Tagihan Rp30 Miliar setelah Andrew Pindah
- Konsumen LRT City Temui DPR, Empat Proyek Ditargetkan Rampung Bertahap hingga 2028
- Bunker Bawah Tanah Rp 80 Miliar di Los Angeles Terjual, Apa Keistimewaannya?
- Rumah Kesha Ratuliu Disebut Sempit, Ini Pelajaran soal Prioritas Hunian Keluarga
- Kampung Pelangi dan Kontras Hunian di Tengah Kawasan Elite Jakarta Selatan
- Penjualan Rumah Subsidi Turun, Himperra Usulkan Insentif dan Perluasan FLPP
- Shani Shingnapur, Kota di India dengan Rumah Tanpa Pintu
- Kisah Marmer Masjid Nabawi dan Pelajaran Memilih Material Hunian
- Rumah Saudagar di Lubang Buaya, Saksi Sejarah yang Dipertahankan Tetap Asli
- Danantara Lanjutkan Pembangunan Apartemen LRT City Mulai 1 Oktober 2026
- LHKPN Kalapas Cibinong Nonaktif Catat Lima Properti Senilai Rp 2,7 Miliar
- Realisasi FLPP 2026 Baru 45,15 Persen, Pasokan dan Kelayakan KPR Jadi Tantangan
- Kasus Penipuan Investasi Properti Rp 698 Miliar, Pelajaran Penting bagi Investor
- Proyek Ballroom Gedung Putih Disorot, Trump Ajak Xi Jinping Melihat Pembangunan
- Revitalisasi Keraton Solo Menjangkau 13 Kawasan dengan Anggaran Rp150 Miliar
- BRAN Akan Tangani Konflik Tanah Komunal Setelah RUU Reforma Agraria Disahkan
- Kasus Apartemen Mangkrak di Ciputat, Kerugian Ana Riana dan Pelajaran bagi Pembeli
- Pemerintah Siapkan Batas Minimum dan Maksimum Kepemilikan Tanah
- Rumah Baru Rey Mbayang dan Dinda Hauw di Tangsel Masuki Tahap Finishing
- Rumah Indonesia di Nagoya Menjadi Pusat Layanan 430 Atlet Asian Games 2026
- Sulawesi Selatan Targetkan Bangun dan Renovasi 142 Rumah Layak pada 2026
- Status HGB Summarecon di Bogor Belum Berubah di Tengah Pemeriksaan KPK
- ATR/BPN Terima Aset Rampasan KPK untuk Rumah Dinas dan Operasional
- Summarecon Agung Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Suap HGB di Bogor
- Adhi Karya Pastikan ADCP Tidak Dilepas, Empat Proyek Belum Serah Terima Masih Dikaji
- Sekitar 7.000 Kawasan Kumuh Masih Menjadi Tantangan Perumahan Indonesia
- Program Bedah Rumah Targetkan 400.000 Hunian, Penghasilan di Bawah UMP Bisa Mengajukan
- Harga Rumah Subsidi 2027 Masih Dibahas, Usulan Kenaikan 12 Persen Jadi Pertimbangan
- Konstruksi Bawah Tanah Iran Disorot, Ini Pelajaran Due Diligence bagi Pembeli Properti
- Rumah Nicolas Cage di Malibu Terancam Lubang Besar Setelah Hujan Deras
- Penthouse Dekat Kedutaan Israel Dijual, Harga Salah Satu Unit Turun Rp165 Miliar
- BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Terdampak Gempa Flores NTT
- Abu Vulkanik Masuk Rumah, Pengalaman Sejumlah Figur Publik Jadi Pengingat bagi Penghuni
- RUPSLB Kedua Modernland Akan Bahas Pengalihan dan Penjaminan Aset
- 500 Rumah Modular Tahan Gempa Disiapkan untuk Korban Bencana NTT
- DPR Soroti Syarat Program Bedah Rumah yang Dinilai Terlalu Rumit
- 250 Rumah Gratis untuk MBR di Tangerang Belum Disalurkan Meski Pembangunan Rampung
- Arahan Prabowo: Kualitas Rumah dan Lingkungan Permukiman Perlu Ditingkatkan
- KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Belum Bisa Disalurkan, Bank Menunggu Arahan BP Tapera
- Genteng Sabut Kelapa BRIN Tawarkan Material Atap Ringan dari Limbah
- Rumah di Atas Sungai Dikaji sebagai Alternatif Hunian Perkotaan
- KPR 40 Tahun Ditawarkan di Danantara Housing Expo 2026, Apa yang Perlu Dicermati?
- Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Lebih dari 130 Ribu Pilihan Rumah
- Cicilan Rusun Subsidi Meikarta Mulai Rp1,7 Juta, Ini Syarat FLPP dan Hal yang Perlu Dicermati
- Desa Adat Sade Direkonstruksi, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
- Rumah Tahan Gempa BRIN Tetap Kokoh Setelah Gempa M7,7 di NTT
- MA AS Izinkan Pembangunan Ballroom Gedung Putih Senilai Rp 7,1 Triliun Berlanjut
- Serapan Anggaran Kementerian PKP Capai Rp 3,608 Triliun, Bedah Rumah Jadi Prioritas
- Menteri PKP Usulkan Larangan Atap Asbes untuk Rumah Baru dan Renovasi Pemerintah
- Perumahan Dekat Meruya, Pilihan Rumah Nyaman di Jakarta Barat yang Masih Layak Dilirik
- Cara Mengajukan KPR untuk Rumah di Meruyaland, Begini Alurnya dari Booking Hingga Akad
- Jual Rumah Meruya Utara? Kenapa Banyak Orang Sekarang Mulai Melirik Kawasan Ini
- 7 Ciri Rumah Membawa Sial
- Tempat Ngopi di Meruya Dari Mulai Cafe, Coffee Shop, dan Warung Kopi
- Perumahan Jakarta Barat Harga Terjangkau Kualitas Terbaik
- Meruya di Jakarta Mana? Ini Lokasi, Kode Pos, dan Tempat Populer di Meruya Jakarta Barat
- Cari Rumah & Tanah di Meruya? MeruyaLand.com Saja!
- Sambut Tahun Baru 2026 Dengan Punya Rumah Baru
- Rumah Mewah di Jakarta Barat 2 Lantai
- Perumahan Eksklusif Jakarta Barat Meruya Land
- Meruya Land Daerah Strategis Untuk Hunian Masa Depan Keluarga Anda
- Rumah Dijual Jakarta Barat Tanpa Perantara Meruya Land
- Cari KPR Rumah di Jakarta Barat, Meruya Land Saja!
- Cari Rumah Dijual Jakarta Barat? Temukan Pilihan Terbaik di Sini!
- Tempat Nongkrong di Meruya
- Jual Rumah Cluster Meruya 2 Lantai Luas 125 Meter lebih
- Harga Rumah di Meruya Jakarta Barat
- Rumah Meruya Dijual Luas 124 Meter 2 Lantai
- Perumahan Cluster Baru Meruya
- Menjelajahi Meruya, Jakarta Barat - Kode Pos dan Informasi Penting
- Cari Rumah Meruya Residence Jakarta Barat? Meruya Land Solusinya
- Tips Biaya Renovasi Rumah di Jakarta Lengkap, Hemat dan Efisien
- Jual Rumah di Meruya Jakarta Barat - Meruyaland Pilihan Terbaiknya
- Mencari rumah real estate di Jakarta Barat untuk investasi? Meruyaland
- Pasar Meruya, Jakarta Barat: Mengintip Denyut Kehidupan Pasar Tradisional
- Meruya: Kebijakan Ganjil Genap dalam Mengatasi Kemacetan
- Kode Pos Meruya Utara: Informasi Lengkap dan Pentingnya Bagi Warga
- Perumahan Baru di Jakarta Barat: Investasi Cerdas di Meruya Land
- Rumah Murah di Jakarta Barat: Temukan Pilihan Terbaik di Meruya Land
- Perumahan bebas banjir di Jakarta Barat
- Kredit Rumah Murah di Jakarta Barat Solusi Hunian Modern bagi Generasi Milenial
- Perumahan di Jakarta Barat Milenial Dengan Desain Modern
- Rumah dijual di Kembangan Jakarta Barat Harga Terjangkau
- Cari Rumah di Daerah Meruya? Meruya Land Pilihan Terbaik Anda
- Dijual Rumah Cluster Premium Murah di Jakarta Utara
- Beli Rumah Cluster di Jakarta? Pilih Meruya Land!
- Rumah 2 Lantai Tanah Luas +-120 meter Dijual Di Jakarta Harga Terjangkau
- Rumah Dijual di Meruya Jakarta Utara
- Update Harga Tanah per Meter di Jabodetabek Tahun 2023
- Ini Penyebab Harga Rumah Terus Naik
- Investasi
dikembangkan oleh
Official Lending Partner