Kisah Marmer Masjid Nabawi dan Pelajaran Memilih Material Hunian
2026-10-02 13:01:09
2026-10-02 13:01:09
Lantai marmer di Masjidil Haram, Mekkah, dan Masjid Nabawi, Madinah, memperlihatkan bahwa pemilihan material dapat berkaitan langsung dengan fungsi sebuah bangunan. Marmer tersebut bukan sekadar unsur arsitektur, tetapi digunakan untuk membantu menjaga kenyamanan jamaah ketika suhu udara sedang tinggi.
Di balik material itu terdapat kisah arsitek asal Mesir, Muhammad Kamal Ismail. Ia terlibat dalam perencanaan teknis serta pengawasan pemugaran dua masjid suci tersebut. Perjalanan mencari marmer dengan karakteristik yang sama untuk dua proyek yang terpisah sekitar 15 tahun juga menawarkan pelajaran praktis mengenai konsistensi material, pencatatan, dan pengadaan—hal-hal yang relevan untuk dicermati saat membangun atau merenovasi hunian di Indonesia.
Marmer sebagai Bagian dari Pemugaran Besar
Penggunaan marmer di Masjidil Haram berkaitan dengan pemugaran besar yang dilakukan Arab Saudi pada 1926. Mengutip Arab News sebagaimana diberitakan sumber, pekerjaan itu termasuk salah satu proyek besar pertama di kawasan tersebut.
Pemugaran tidak hanya mengganti lantai dengan marmer. Tiga menara ditambahkan di sekitar masjid, tenda dipasang di area Mataf untuk melindungi jamaah dari terik matahari, sedangkan akses antara Safa dan Marwah diperbaiki serta diaspal. Rangkaian pekerjaan tersebut menunjukkan bahwa material lantai ditempatkan sebagai bagian dari pembenahan bangunan dan ruang secara menyeluruh.
Sekitar 15 tahun sesudah penggantian lantai Masjidil Haram, pemerintah Arab Saudi menginginkan marmer untuk lantai Masjid Nabawi. Kamal Ismail kembali dipercaya menanganinya. Tantangannya bukan hanya merancang dan mengawasi pemasangan, melainkan juga menemukan marmer berkualitas sama dengan material yang telah dipakai sebelumnya.
Pencarian Material hingga Yunani
Pada masa itu, memperoleh marmer dengan karakteristik tertentu tidak semudah sekarang. Kamal Ismail mencarinya hingga ke sebuah perusahaan di kawasan dekat pegunungan di Yunani, produsen yang sebelumnya menyediakan material untuk Masjidil Haram.
Ketika ia kembali sekitar 15 tahun kemudian, perusahaan tersebut menyampaikan bahwa marmer yang sama sudah habis. Pertemuan dengan sekretaris perusahaan kemudian membuka kemungkinan lain. Kamal Ismail meminta bantuan untuk menemukan catatan pembeli yang pernah mengambil sisa persediaan marmer tersebut.
Pencarian dokumen transaksi berusia lebih dari satu dekade tentu tidak sederhana. Kamal Ismail meninggalkan alamat dan nomor hotel agar dapat dihubungi bila informasi ditemukan. Keraguannya muncul dalam perjalanan kembali ke hotel, tetapi keesokan harinya sekretaris itu membawa kabar: sisa marmer ternyata pernah dibeli oleh sebuah perusahaan asal Arab Saudi.
Stok Lama yang Tersimpan Sesuai Kebutuhan
Setelah kembali ke Arab Saudi, Kamal Ismail mendatangi perusahaan yang tercatat sebagai pembeli. Direktur administrasinya semula tidak mengetahui keberadaan material itu. Pemeriksaan kepada bagian penyimpanan kemudian menghasilkan temuan penting: marmer tersebut masih tersimpan rapi di gudang, dengan jumlah yang disebut sesuai kebutuhan lantai Masjid Nabawi.
Kamal Ismail menjelaskan tujuan pencariannya dan menyerahkan cek kosong agar perusahaan menentukan harga sendiri. Setelah mengetahui marmer akan digunakan untuk Masjid Nabawi, sang direktur menolak mengisi cek. Perusahaan itu memilih menyerahkan seluruh material secara sukarela.
Kisah pengabdian juga melekat pada Kamal Ismail. Ia disebut menolak bayaran dalam jumlah besar yang ditawarkan Raja Fahad dan perusahaan Bin Laden. Menurut pernyataannya yang dikutip Nigerian Tracker, keterlibatan dalam pekerjaan di dua masjid suci dipandangnya sebagai pengabdian, bukan kesempatan memperoleh imbalan.
Pelajaran Praktis bagi Pemilik dan Pembeli Rumah
Bagi pembeli rumah atau investor properti Indonesia, kisah ini dapat dibaca sebagai pengingat untuk tidak menilai material hanya berdasarkan tampilannya. Pertanyaan yang layak diajukan antara lain: di mana material digunakan, karakter seperti apa yang dibutuhkan, apakah jumlahnya mencukupi, dan apakah material yang sama masih tersedia bila kelak diperlukan untuk penyelesaian atau penggantian.
Riwayat pencarian Kamal Ismail juga memperlihatkan pentingnya catatan pemasok dan transaksi. Dalam konteks proyek hunian, pembeli dapat meminta penjelasan mengenai jenis material yang digunakan serta memeriksa kesesuaiannya antarbagian. Jika pembangunan atau renovasi berlangsung bertahap, ketersediaan stok patut diperhatikan sejak awal agar keputusan tidak hanya bergantung pada kesamaan tampilan.
Temuan marmer setelah tersimpan sekitar 15 tahun pun menegaskan nilai pemeriksaan langsung. Informasi awal bahwa suatu material telah habis belum tentu menjawab seluruh persoalan; arsip pembelian dan pengecekan gudang justru menjadi kunci dalam kisah tersebut. Untuk calon pemilik rumah, pendekatan serupa dapat diterapkan dengan meneliti spesifikasi dan meminta kejelasan sebelum mengambil keputusan.
Pada akhirnya, material yang tepat perlu dipahami sebagai bagian dari fungsi ruang, konsistensi rancangan, dan perencanaan jangka panjang. Saat mempertimbangkan hunian modern di Jakarta Barat, pembaca juga dapat mengunjungi MeruyaLand untuk memperoleh perspektif mengenai pilihan hunian yang sesuai kebutuhan.
Sumber Informasi
detikProperti: Alasan Haru Kamal Ismail Pasang Marmer Masjid Nabawi Tak Mau Dibayar
Saatnya Memiliki Rumah Modern di Jakarta Barat
Temukan hunian berkualitas dengan desain modern dan lokasi strategis bersama MeruyaLand.
🏡 Lihat tipe rumah dan promo terbaru di MeruyaLand.com
- Rumah Tasya Farasya Retak, Biaya Perbaikan Struktur Ditaksir Rp 5-6 Miliar
- 937.671 Rumah Dibangun dan Direnovasi hingga Oktober 2026, Dana Non-APBN Mendominasi
- Rumah Tasya Farasya Retak Sebelum Setahun Dihuni, Struktur Bangunan Diperiksa
- Park House, Rumah Masa Kecil Putri Diana, Terbengkalai Sejak 2021
- Sengketa Lahan Tanah Abang Menahan Rencana Pembangunan Rusun
- Rumah Terbengkalai di Philadelphia Jadi Lokasi Penyelidikan, Tulang dan Brankas Ditemukan
- Pelajaran dari Mesa Verde: Hunian Bisa Ditinggalkan Saat Air dan Sumber Daya Terbatas
- Renovasi East Potomac Golf Course Disorot Setelah 430 Pohon Ditebang
- Renovasi Rumah Luna Maya di Bali Rampung Setelah Dicicil Empat Tahun
- Bodie, Kota Tambang Emas yang Berubah Menjadi Kota Hantu
- Danantara Siapkan 12 Smart City, Padalarang Dirancang Tampung hingga 250.000 Hunian
- Rumah Idaman Thom Haye di Bandung: Terang, Modern, Bersih, dan Sejuk
- Fajar Sadboy Beli Rumah Pertama setelah Bertahun-tahun Mengontrak
- Teddy Siagian Jadi Plt Dirjen Perumahan Perdesaan, Kementerian PKP Percepat Program 3 Juta Rumah
- Usulan Harga Rumah Subsidi hingga Rp 500 Juta, Apa Dampaknya bagi Pembeli?
- BRAN Disiapkan Tangani Konflik Agraria, Pembagian Tugas dengan ATR/BPN Diperjelas
- Sengketa Kerusakan Royal Lodge Sisakan Tagihan Rp30 Miliar setelah Andrew Pindah
- Konsumen LRT City Temui DPR, Empat Proyek Ditargetkan Rampung Bertahap hingga 2028
- Bunker Bawah Tanah Rp 80 Miliar di Los Angeles Terjual, Apa Keistimewaannya?
- Rumah Kesha Ratuliu Disebut Sempit, Ini Pelajaran soal Prioritas Hunian Keluarga
- Kampung Pelangi dan Kontras Hunian di Tengah Kawasan Elite Jakarta Selatan
- Penjualan Rumah Subsidi Turun, Himperra Usulkan Insentif dan Perluasan FLPP
- Shani Shingnapur, Kota di India dengan Rumah Tanpa Pintu
- Kisah Marmer Masjid Nabawi dan Pelajaran Memilih Material Hunian
- Rumah Saudagar di Lubang Buaya, Saksi Sejarah yang Dipertahankan Tetap Asli
- Danantara Lanjutkan Pembangunan Apartemen LRT City Mulai 1 Oktober 2026
- LHKPN Kalapas Cibinong Nonaktif Catat Lima Properti Senilai Rp 2,7 Miliar
- Realisasi FLPP 2026 Baru 45,15 Persen, Pasokan dan Kelayakan KPR Jadi Tantangan
- Kasus Penipuan Investasi Properti Rp 698 Miliar, Pelajaran Penting bagi Investor
- Proyek Ballroom Gedung Putih Disorot, Trump Ajak Xi Jinping Melihat Pembangunan
- Revitalisasi Keraton Solo Menjangkau 13 Kawasan dengan Anggaran Rp150 Miliar
- BRAN Akan Tangani Konflik Tanah Komunal Setelah RUU Reforma Agraria Disahkan
- Kasus Apartemen Mangkrak di Ciputat, Kerugian Ana Riana dan Pelajaran bagi Pembeli
- Pemerintah Siapkan Batas Minimum dan Maksimum Kepemilikan Tanah
- Rumah Baru Rey Mbayang dan Dinda Hauw di Tangsel Masuki Tahap Finishing
- Rumah Indonesia di Nagoya Menjadi Pusat Layanan 430 Atlet Asian Games 2026
- Sulawesi Selatan Targetkan Bangun dan Renovasi 142 Rumah Layak pada 2026
- Status HGB Summarecon di Bogor Belum Berubah di Tengah Pemeriksaan KPK
- ATR/BPN Terima Aset Rampasan KPK untuk Rumah Dinas dan Operasional
- Summarecon Agung Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Suap HGB di Bogor
- Adhi Karya Pastikan ADCP Tidak Dilepas, Empat Proyek Belum Serah Terima Masih Dikaji
- Sekitar 7.000 Kawasan Kumuh Masih Menjadi Tantangan Perumahan Indonesia
- Program Bedah Rumah Targetkan 400.000 Hunian, Penghasilan di Bawah UMP Bisa Mengajukan
- Harga Rumah Subsidi 2027 Masih Dibahas, Usulan Kenaikan 12 Persen Jadi Pertimbangan
- Konstruksi Bawah Tanah Iran Disorot, Ini Pelajaran Due Diligence bagi Pembeli Properti
- Rumah Nicolas Cage di Malibu Terancam Lubang Besar Setelah Hujan Deras
- Penthouse Dekat Kedutaan Israel Dijual, Harga Salah Satu Unit Turun Rp165 Miliar
- BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Terdampak Gempa Flores NTT
- Abu Vulkanik Masuk Rumah, Pengalaman Sejumlah Figur Publik Jadi Pengingat bagi Penghuni
- RUPSLB Kedua Modernland Akan Bahas Pengalihan dan Penjaminan Aset
- 500 Rumah Modular Tahan Gempa Disiapkan untuk Korban Bencana NTT
- DPR Soroti Syarat Program Bedah Rumah yang Dinilai Terlalu Rumit
- 250 Rumah Gratis untuk MBR di Tangerang Belum Disalurkan Meski Pembangunan Rampung
- Arahan Prabowo: Kualitas Rumah dan Lingkungan Permukiman Perlu Ditingkatkan
- KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Belum Bisa Disalurkan, Bank Menunggu Arahan BP Tapera
- Genteng Sabut Kelapa BRIN Tawarkan Material Atap Ringan dari Limbah
- Rumah di Atas Sungai Dikaji sebagai Alternatif Hunian Perkotaan
- KPR 40 Tahun Ditawarkan di Danantara Housing Expo 2026, Apa yang Perlu Dicermati?
- Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Lebih dari 130 Ribu Pilihan Rumah
- Cicilan Rusun Subsidi Meikarta Mulai Rp1,7 Juta, Ini Syarat FLPP dan Hal yang Perlu Dicermati
- Desa Adat Sade Direkonstruksi, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
- Rumah Tahan Gempa BRIN Tetap Kokoh Setelah Gempa M7,7 di NTT
- MA AS Izinkan Pembangunan Ballroom Gedung Putih Senilai Rp 7,1 Triliun Berlanjut
- Serapan Anggaran Kementerian PKP Capai Rp 3,608 Triliun, Bedah Rumah Jadi Prioritas
- Menteri PKP Usulkan Larangan Atap Asbes untuk Rumah Baru dan Renovasi Pemerintah
- Perumahan Dekat Meruya, Pilihan Rumah Nyaman di Jakarta Barat yang Masih Layak Dilirik
- Cara Mengajukan KPR untuk Rumah di Meruyaland, Begini Alurnya dari Booking Hingga Akad
- Jual Rumah Meruya Utara? Kenapa Banyak Orang Sekarang Mulai Melirik Kawasan Ini
- 7 Ciri Rumah Membawa Sial
- Tempat Ngopi di Meruya Dari Mulai Cafe, Coffee Shop, dan Warung Kopi
- Perumahan Jakarta Barat Harga Terjangkau Kualitas Terbaik
- Meruya di Jakarta Mana? Ini Lokasi, Kode Pos, dan Tempat Populer di Meruya Jakarta Barat
- Cari Rumah & Tanah di Meruya? MeruyaLand.com Saja!
- Sambut Tahun Baru 2026 Dengan Punya Rumah Baru
- Rumah Mewah di Jakarta Barat 2 Lantai
- Perumahan Eksklusif Jakarta Barat Meruya Land
- Meruya Land Daerah Strategis Untuk Hunian Masa Depan Keluarga Anda
- Rumah Dijual Jakarta Barat Tanpa Perantara Meruya Land
- Cari KPR Rumah di Jakarta Barat, Meruya Land Saja!
- Cari Rumah Dijual Jakarta Barat? Temukan Pilihan Terbaik di Sini!
- Tempat Nongkrong di Meruya
- Jual Rumah Cluster Meruya 2 Lantai Luas 125 Meter lebih
- Harga Rumah di Meruya Jakarta Barat
- Rumah Meruya Dijual Luas 124 Meter 2 Lantai
- Perumahan Cluster Baru Meruya
- Menjelajahi Meruya, Jakarta Barat - Kode Pos dan Informasi Penting
- Cari Rumah Meruya Residence Jakarta Barat? Meruya Land Solusinya
- Tips Biaya Renovasi Rumah di Jakarta Lengkap, Hemat dan Efisien
- Jual Rumah di Meruya Jakarta Barat - Meruyaland Pilihan Terbaiknya
- Mencari rumah real estate di Jakarta Barat untuk investasi? Meruyaland
- Pasar Meruya, Jakarta Barat: Mengintip Denyut Kehidupan Pasar Tradisional
- Meruya: Kebijakan Ganjil Genap dalam Mengatasi Kemacetan
- Kode Pos Meruya Utara: Informasi Lengkap dan Pentingnya Bagi Warga
- Perumahan Baru di Jakarta Barat: Investasi Cerdas di Meruya Land
- Rumah Murah di Jakarta Barat: Temukan Pilihan Terbaik di Meruya Land
- Perumahan bebas banjir di Jakarta Barat
- Kredit Rumah Murah di Jakarta Barat Solusi Hunian Modern bagi Generasi Milenial
- Perumahan di Jakarta Barat Milenial Dengan Desain Modern
- Rumah dijual di Kembangan Jakarta Barat Harga Terjangkau
- Cari Rumah di Daerah Meruya? Meruya Land Pilihan Terbaik Anda
- Dijual Rumah Cluster Premium Murah di Jakarta Utara
- Beli Rumah Cluster di Jakarta? Pilih Meruya Land!
- Rumah 2 Lantai Tanah Luas +-120 meter Dijual Di Jakarta Harga Terjangkau
- Rumah Dijual di Meruya Jakarta Utara
- Update Harga Tanah per Meter di Jabodetabek Tahun 2023
- Ini Penyebab Harga Rumah Terus Naik
- Investasi
dikembangkan oleh
Official Lending Partner