Penjualan Rumah Subsidi Turun, Himperra Usulkan Insentif dan Perluasan FLPP
2026-10-04 13:01:11
2026-10-04 13:01:11
Pasar rumah subsidi menghadapi tekanan menjelang akhir 2026. Penyerapan fasilitas pembiayaan belum mencapai tingkat yang diharapkan pengembang, sementara sebagian calon pembeli dinilai masih terkendala kemampuan membayar angsuran dan catatan dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan atau SLIK.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra), Ari Tri Priyono, mengatakan penjualan rumah subsidi tahun ini turun drastis dibandingkan tahun lalu. Kondisi tersebut, menurutnya, dirasakan oleh hampir seluruh pengembang yang bergerak di segmen rumah bersubsidi.
Ari membandingkan situasi itu dengan penyerapan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun sebelumnya yang masih dapat mencapai sekitar 27.000-28.000 unit. Memasuki Oktober, ia menilai angka tahun ini semestinya sudah melampaui capaian tersebut. Pelemahan ini dipandang sebagai persoalan dari sisi permintaan, bukan sekadar ketersediaan rumah.
Insentif Pemerintah Diusulkan untuk Menekan Harga
Untuk mendorong permintaan, Himperra mengusulkan tambahan bantuan pemerintah agar harga rumah subsidi menjadi lebih ringan bagi masyarakat. Skema yang disampaikan bukan berupa diskon dari pengembang, melainkan insentif pemerintah yang diarahkan kepada kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling terbatas.
Salah satu gagasannya adalah mengalihkan sebagian anggaran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ke FLPP. Sebagian besar anggaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman saat ini digunakan untuk BSPS, yang menargetkan renovasi 400.000 rumah dengan anggaran sekitar Rp20 juta per rumah.
Namun, berdasarkan data di laman resmi Kementerian PKP per 3 Oktober 2026, bantuan BSPS baru menjangkau 141.697 unit. Ari kemudian mengusulkan anggaran untuk 100.000 rumah dalam program tersebut dialihkan guna membantu pembelian rumah subsidi. Nilai bantuan yang disebut berada pada kisaran Rp20 juta hingga Rp25 juta untuk mengurangi beban harga rumah.
Ia juga membuka kemungkinan penerapan yang lebih terbatas dan terukur, misalnya dengan memilih sekitar 20.000 penerima dari kelompok paling miskin. Inti usulannya adalah memanfaatkan anggaran yang belum tersalurkan pada akhir tahun untuk membantu masyarakat yang sebenarnya ingin membeli rumah, tetapi belum mampu memenuhi angsuran atau menghadapi hambatan SLIK.
Penyaluran FLPP Ditargetkan Naik pada Akhir Tahun
Per 29 September 2026, penyaluran FLPP tercatat sekitar 161.746 unit. Melalui tambahan insentif, Ari berharap jumlah tersebut dapat meningkat menjadi sekitar 200.000 unit pada akhir tahun.
Angka itu menunjukkan bahwa tantangan pasar rumah subsidi tidak cukup dibaca hanya dari jumlah calon konsumen yang berminat. Kemampuan memperoleh pembiayaan tetap menjadi faktor penentu. Bagi calon pembeli rumah, situasi ini menegaskan pentingnya memeriksa kapasitas angsuran dan kondisi SLIK sebelum mengajukan kredit, karena bantuan harga belum tentu menyelesaikan seluruh persyaratan pembiayaan.
Investor maupun pelaku pasar juga perlu membedakan antara usulan dan kebijakan yang telah berlaku. Seluruh gagasan tersebut masih berupa masukan Himperra kepada pemerintah. Karena itu, keputusan properti sebaiknya tidak didasarkan pada asumsi bahwa insentif atau perubahan FLPP pasti diterapkan.
Batas Harga Rumah FLPP Diusulkan hingga Rp300 Jutaan
Usulan lain menyentuh cakupan harga rumah yang dapat memperoleh FLPP. Ari menginginkan batasnya diperluas hingga kisaran Rp300 jutaan, tetapi dengan tingkat bunga lebih tinggi, sekitar 6-8 persen. Sebagai pembanding, bunga normal rumah tapak bersubsidi disebut sebesar 5 persen tetap.
Menurut Ari, produk pembiayaan baru pada rentang harga tersebut dapat membuka ruang bagi penyediaan rumah dengan desain yang mengikuti tren masa kini dan kualitas lebih baik. Rentang harga itu juga dinilai berpotensi memberikan pilihan lokasi yang lebih dekat dengan kota bagi anak muda, terutama di sekitar Jakarta.
Bagi pembeli, harga rumah yang lebih tinggi tetap harus dilihat bersama tingkat bunga dan tenor. Perluasan batas harga dapat menambah pilihan, tetapi bunga 6-8 persen tentu akan membentuk beban pembiayaan yang berbeda dari skema 5 persen tetap. Perbandingan sebaiknya berfokus pada kemampuan membayar secara berkelanjutan, bukan hanya harga awal rumah.
Masa Bunga Tetap Juga Diminta Dievaluasi
Himperra turut mengusulkan agar pada sebagian KPR subsidi, bunga tetap hanya diterapkan selama 10 tahun pertama. Dasarnya, Ari menyebut terdapat pembeli yang kondisi ekonominya membaik dan kemudian melunasi cicilan dalam periode tersebut. Ia menyatakan 80 persen melunasi sebelum 10 tahun.
Menurutnya, pembatasan masa dukungan bunga dapat membuat penggunaan dana pemerintah lebih efektif. Sisa anggaran kemudian dapat diarahkan untuk memperluas dukungan kepada segmen milenial pada rumah dengan harga hingga kisaran Rp300 jutaan.
Ari telah menyampaikan rangkaian usulan itu kepada Menteri PKP Maruarar Sirait. Kementerian meminta agar masukan dikumpulkan bersama pengembang lain dan disampaikan secara tertulis untuk dibahas lebih lanjut. Dengan demikian, belum ada keputusan pemerintah mengenai pengalihan anggaran BSPS, perluasan batas harga, maupun perubahan masa bunga tetap.
Di tengah pembahasan kebijakan tersebut, pencari rumah perlu tetap menilai legalitas, lokasi, kualitas bangunan, riwayat kredit, serta kemampuan angsuran berdasarkan ketentuan yang benar-benar berlaku. Bagi pembaca yang juga mempertimbangkan hunian modern di Jakarta Barat, informasi kawasan dan pilihan hunian dapat ditelusuri melalui MeruyaLand sebagai bagian dari proses perbandingan yang cermat.
Sumber Informasi
detikProperti — Pengembang Pusing Rumah Subsidi Tak Laku, Minta Pemerintah Kasih Bantuan
Saatnya Memiliki Rumah Modern di Jakarta Barat
Temukan hunian berkualitas dengan desain modern dan lokasi strategis bersama MeruyaLand.
🏡 Lihat tipe rumah dan promo terbaru di MeruyaLand.com
- Konektivitas Menjadi Faktor Penting dalam Pertumbuhan Kawasan Hunian
- Rumah Tasya Farasya Retak, Biaya Perbaikan Struktur Ditaksir Rp 5-6 Miliar
- 937.671 Rumah Dibangun dan Direnovasi hingga Oktober 2026, Dana Non-APBN Mendominasi
- Rumah Tasya Farasya Retak Sebelum Setahun Dihuni, Struktur Bangunan Diperiksa
- Park House, Rumah Masa Kecil Putri Diana, Terbengkalai Sejak 2021
- Sengketa Lahan Tanah Abang Menahan Rencana Pembangunan Rusun
- Rumah Terbengkalai di Philadelphia Jadi Lokasi Penyelidikan, Tulang dan Brankas Ditemukan
- Pelajaran dari Mesa Verde: Hunian Bisa Ditinggalkan Saat Air dan Sumber Daya Terbatas
- Renovasi East Potomac Golf Course Disorot Setelah 430 Pohon Ditebang
- Renovasi Rumah Luna Maya di Bali Rampung Setelah Dicicil Empat Tahun
- Bodie, Kota Tambang Emas yang Berubah Menjadi Kota Hantu
- Danantara Siapkan 12 Smart City, Padalarang Dirancang Tampung hingga 250.000 Hunian
- Rumah Idaman Thom Haye di Bandung: Terang, Modern, Bersih, dan Sejuk
- Fajar Sadboy Beli Rumah Pertama setelah Bertahun-tahun Mengontrak
- Teddy Siagian Jadi Plt Dirjen Perumahan Perdesaan, Kementerian PKP Percepat Program 3 Juta Rumah
- Usulan Harga Rumah Subsidi hingga Rp 500 Juta, Apa Dampaknya bagi Pembeli?
- BRAN Disiapkan Tangani Konflik Agraria, Pembagian Tugas dengan ATR/BPN Diperjelas
- Sengketa Kerusakan Royal Lodge Sisakan Tagihan Rp30 Miliar setelah Andrew Pindah
- Konsumen LRT City Temui DPR, Empat Proyek Ditargetkan Rampung Bertahap hingga 2028
- Bunker Bawah Tanah Rp 80 Miliar di Los Angeles Terjual, Apa Keistimewaannya?
- Rumah Kesha Ratuliu Disebut Sempit, Ini Pelajaran soal Prioritas Hunian Keluarga
- Kampung Pelangi dan Kontras Hunian di Tengah Kawasan Elite Jakarta Selatan
- Penjualan Rumah Subsidi Turun, Himperra Usulkan Insentif dan Perluasan FLPP
- Shani Shingnapur, Kota di India dengan Rumah Tanpa Pintu
- Kisah Marmer Masjid Nabawi dan Pelajaran Memilih Material Hunian
- Rumah Saudagar di Lubang Buaya, Saksi Sejarah yang Dipertahankan Tetap Asli
- Danantara Lanjutkan Pembangunan Apartemen LRT City Mulai 1 Oktober 2026
- LHKPN Kalapas Cibinong Nonaktif Catat Lima Properti Senilai Rp 2,7 Miliar
- Realisasi FLPP 2026 Baru 45,15 Persen, Pasokan dan Kelayakan KPR Jadi Tantangan
- Kasus Penipuan Investasi Properti Rp 698 Miliar, Pelajaran Penting bagi Investor
- Proyek Ballroom Gedung Putih Disorot, Trump Ajak Xi Jinping Melihat Pembangunan
- Revitalisasi Keraton Solo Menjangkau 13 Kawasan dengan Anggaran Rp150 Miliar
- BRAN Akan Tangani Konflik Tanah Komunal Setelah RUU Reforma Agraria Disahkan
- Kasus Apartemen Mangkrak di Ciputat, Kerugian Ana Riana dan Pelajaran bagi Pembeli
- Pemerintah Siapkan Batas Minimum dan Maksimum Kepemilikan Tanah
- Rumah Baru Rey Mbayang dan Dinda Hauw di Tangsel Masuki Tahap Finishing
- Rumah Indonesia di Nagoya Menjadi Pusat Layanan 430 Atlet Asian Games 2026
- Sulawesi Selatan Targetkan Bangun dan Renovasi 142 Rumah Layak pada 2026
- Status HGB Summarecon di Bogor Belum Berubah di Tengah Pemeriksaan KPK
- ATR/BPN Terima Aset Rampasan KPK untuk Rumah Dinas dan Operasional
- Summarecon Agung Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Suap HGB di Bogor
- Adhi Karya Pastikan ADCP Tidak Dilepas, Empat Proyek Belum Serah Terima Masih Dikaji
- Sekitar 7.000 Kawasan Kumuh Masih Menjadi Tantangan Perumahan Indonesia
- Program Bedah Rumah Targetkan 400.000 Hunian, Penghasilan di Bawah UMP Bisa Mengajukan
- Harga Rumah Subsidi 2027 Masih Dibahas, Usulan Kenaikan 12 Persen Jadi Pertimbangan
- Konstruksi Bawah Tanah Iran Disorot, Ini Pelajaran Due Diligence bagi Pembeli Properti
- Rumah Nicolas Cage di Malibu Terancam Lubang Besar Setelah Hujan Deras
- Penthouse Dekat Kedutaan Israel Dijual, Harga Salah Satu Unit Turun Rp165 Miliar
- BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Terdampak Gempa Flores NTT
- Abu Vulkanik Masuk Rumah, Pengalaman Sejumlah Figur Publik Jadi Pengingat bagi Penghuni
- RUPSLB Kedua Modernland Akan Bahas Pengalihan dan Penjaminan Aset
- 500 Rumah Modular Tahan Gempa Disiapkan untuk Korban Bencana NTT
- DPR Soroti Syarat Program Bedah Rumah yang Dinilai Terlalu Rumit
- 250 Rumah Gratis untuk MBR di Tangerang Belum Disalurkan Meski Pembangunan Rampung
- Arahan Prabowo: Kualitas Rumah dan Lingkungan Permukiman Perlu Ditingkatkan
- KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Belum Bisa Disalurkan, Bank Menunggu Arahan BP Tapera
- Genteng Sabut Kelapa BRIN Tawarkan Material Atap Ringan dari Limbah
- Rumah di Atas Sungai Dikaji sebagai Alternatif Hunian Perkotaan
- KPR 40 Tahun Ditawarkan di Danantara Housing Expo 2026, Apa yang Perlu Dicermati?
- Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Lebih dari 130 Ribu Pilihan Rumah
- Cicilan Rusun Subsidi Meikarta Mulai Rp1,7 Juta, Ini Syarat FLPP dan Hal yang Perlu Dicermati
- Desa Adat Sade Direkonstruksi, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
- Rumah Tahan Gempa BRIN Tetap Kokoh Setelah Gempa M7,7 di NTT
- MA AS Izinkan Pembangunan Ballroom Gedung Putih Senilai Rp 7,1 Triliun Berlanjut
- Serapan Anggaran Kementerian PKP Capai Rp 3,608 Triliun, Bedah Rumah Jadi Prioritas
- Menteri PKP Usulkan Larangan Atap Asbes untuk Rumah Baru dan Renovasi Pemerintah
- Perumahan Dekat Meruya, Pilihan Rumah Nyaman di Jakarta Barat yang Masih Layak Dilirik
- Cara Mengajukan KPR untuk Rumah di Meruyaland, Begini Alurnya dari Booking Hingga Akad
- Jual Rumah Meruya Utara? Kenapa Banyak Orang Sekarang Mulai Melirik Kawasan Ini
- 7 Ciri Rumah Membawa Sial
- Tempat Ngopi di Meruya Dari Mulai Cafe, Coffee Shop, dan Warung Kopi
- Perumahan Jakarta Barat Harga Terjangkau Kualitas Terbaik
- Meruya di Jakarta Mana? Ini Lokasi, Kode Pos, dan Tempat Populer di Meruya Jakarta Barat
- Cari Rumah & Tanah di Meruya? MeruyaLand.com Saja!
- Sambut Tahun Baru 2026 Dengan Punya Rumah Baru
- Rumah Mewah di Jakarta Barat 2 Lantai
- Perumahan Eksklusif Jakarta Barat Meruya Land
- Meruya Land Daerah Strategis Untuk Hunian Masa Depan Keluarga Anda
- Rumah Dijual Jakarta Barat Tanpa Perantara Meruya Land
- Cari KPR Rumah di Jakarta Barat, Meruya Land Saja!
- Cari Rumah Dijual Jakarta Barat? Temukan Pilihan Terbaik di Sini!
- Tempat Nongkrong di Meruya
- Jual Rumah Cluster Meruya 2 Lantai Luas 125 Meter lebih
- Harga Rumah di Meruya Jakarta Barat
- Rumah Meruya Dijual Luas 124 Meter 2 Lantai
- Perumahan Cluster Baru Meruya
- Menjelajahi Meruya, Jakarta Barat - Kode Pos dan Informasi Penting
- Cari Rumah Meruya Residence Jakarta Barat? Meruya Land Solusinya
- Tips Biaya Renovasi Rumah di Jakarta Lengkap, Hemat dan Efisien
- Jual Rumah di Meruya Jakarta Barat - Meruyaland Pilihan Terbaiknya
- Mencari rumah real estate di Jakarta Barat untuk investasi? Meruyaland
- Pasar Meruya, Jakarta Barat: Mengintip Denyut Kehidupan Pasar Tradisional
- Meruya: Kebijakan Ganjil Genap dalam Mengatasi Kemacetan
- Kode Pos Meruya Utara: Informasi Lengkap dan Pentingnya Bagi Warga
- Perumahan Baru di Jakarta Barat: Investasi Cerdas di Meruya Land
- Rumah Murah di Jakarta Barat: Temukan Pilihan Terbaik di Meruya Land
- Perumahan bebas banjir di Jakarta Barat
- Kredit Rumah Murah di Jakarta Barat Solusi Hunian Modern bagi Generasi Milenial
- Perumahan di Jakarta Barat Milenial Dengan Desain Modern
- Rumah dijual di Kembangan Jakarta Barat Harga Terjangkau
- Cari Rumah di Daerah Meruya? Meruya Land Pilihan Terbaik Anda
- Dijual Rumah Cluster Premium Murah di Jakarta Utara
- Beli Rumah Cluster di Jakarta? Pilih Meruya Land!
- Rumah 2 Lantai Tanah Luas +-120 meter Dijual Di Jakarta Harga Terjangkau
- Rumah Dijual di Meruya Jakarta Utara
- Update Harga Tanah per Meter di Jabodetabek Tahun 2023
- Ini Penyebab Harga Rumah Terus Naik
- Investasi
dikembangkan oleh
Official Lending Partner