Renovasi Rumah Luna Maya di Bali Rampung Setelah Dicicil Empat Tahun
2026-10-18 13:00:56
2026-10-18 13:00:56
Rumah lama yang kehilangan kelayakannya tidak selalu harus ditinggalkan. Luna Maya memilih jalan berbeda untuk properti miliknya di Bali: merobohkan bangunan yang telah rusak, lalu membangunnya kembali secara bertahap selama empat tahun. Hasil akhirnya kini menjadi rumah berdesain lebih modern yang akan ia gunakan sendiri ketika berada di Pulau Dewata.
Perjalanan renovasi tersebut menarik karena memperlihatkan bahwa pembaruan rumah dapat berlangsung dalam waktu panjang, bahkan ketika ukuran bangunannya disebut tidak besar. Bagi pembeli rumah maupun pemilik properti di Indonesia, pengalaman ini juga menjadi pengingat untuk menilai kondisi bangunan, pola pemakaian, dan tujuan kepemilikan sebelum menentukan langkah terhadap sebuah aset.
Properti Lama yang Dibangun Ulang
Luna menjelaskan bahwa rumah tersebut bukan properti yang baru dibeli. Ia telah memilikinya sejak 2011 dan sebelumnya memanfaatkan rumah itu untuk disewakan. Situasinya berubah ketika pandemi Covid-19 membuat bangunan jarang ditempati.
Menurut keterangannya, kondisi rumah tua itu kemudian mengalami kerusakan berat hingga dinilai sudah tidak layak. Alih-alih sekadar memperbaiki sebagian ruang, Luna memutuskan merobohkan bangunan lama dan membuatnya kembali. Keputusan tersebut menghasilkan tampilan yang lebih kekinian, nyaman, dan tetap memiliki sentuhan elegan.
Kisah ini menempatkan kondisi fisik bangunan sebagai faktor penting dalam keputusan renovasi. Untuk pemilik rumah, riwayat penggunaan dan lamanya bangunan tidak ditempati patut menjadi bagian dari evaluasi. Dalam kasus Luna, perubahan besar baru dilakukan setelah rumah yang sebelumnya disewakan itu mengalami kerusakan selama periode jarang dihuni.
Tiga Kamar Diselesaikan Bertahap Selama Empat Tahun
Rumah hasil pembangunan ulang tersebut memiliki tiga kamar tidur dan tiga kamar mandi. Luna menyebut ukuran rumahnya kecil dan tidak besar, tetapi pengerjaannya tetap membutuhkan empat tahun. Ia menggambarkan prosesnya sebagai pekerjaan yang dicicil, dengan satu kamar memakan waktu sekitar satu tahun.
Durasi itu menunjukkan bahwa jumlah kamar saja tidak cukup untuk menggambarkan panjang-pendeknya proses pembaruan rumah. Cara pengerjaan bertahap juga dapat membuat sebuah proyek berjalan melewati beberapa tahun. Bagi pemilik yang mempertimbangkan renovasi, pengalaman ini memberi gambaran praktis bahwa waktu penyelesaian perlu dilihat bersama lingkup perubahan, bukan hanya luas atau banyaknya ruang.
Setiap kamar di rumah Luna dibuat dengan desain berbeda, tetapi tetap berada dalam satu garis tampilan. Keselarasan tersebut dijaga melalui penggunaan material yang sama, yakni dominasi kayu, PVC, dan marmer. Pendekatan ini menciptakan variasi antar-ruang tanpa melepaskan identitas keseluruhan rumah.
Kamar Mandi Menjadi Bagian Favorit
Dari seluruh area rumah, Luna mengaku paling puas dengan rancangan kamar mandinya. Ruang tersebut menggunakan pink dan hijau, dua warna yang ia sukai. Pilihan personal itu menjadi bagian menonjol di tengah pemakaian material yang senada pada kamar-kamar lainnya.
Bagi pemilik rumah, detail tersebut memperlihatkan dua lapisan keputusan desain: unsur yang menghubungkan seluruh ruang dan elemen personal pada area tertentu. Di rumah ini, kayu, PVC, dan marmer menjalankan fungsi penyatu, sedangkan kombinasi warna favorit memberi karakter khusus pada kamar mandi.
Luna membagikan foto rumah itu ketika menjalani melaspas, yaitu bentuk syukuran bangunan baru dalam budaya Bali. Momen tersebut sekaligus menandai selesainya perjalanan panjang sebuah rumah lama yang akhirnya tampil baru setelah proses pembangunan ulang.
Fungsi Rumah Berubah dari Sewa Menjadi Tempat Singgah
Setelah rampung, properti ini tidak akan kembali disewakan. Luna berencana menggunakannya sebagai tempat tinggal ketika berkunjung ke Bali, meski rumah tersebut juga terbuka bagi sahabat-sahabatnya yang ingin mampir.
Perubahan fungsi itu berkaitan dengan pola mobilitasnya. Selama ini Luna biasa menginap di hotel saat berada di Bali. Rumah ibunya terletak di Bali timur, sementara kawasan yang biasa didatangi Luna, Maxime Bouttier, dan teman-temannya antara lain Kuta dan Seminyak. Untuk kunjungan satu atau dua hari, jarak tersebut dinilainya terlalu jauh bagi mobilitas sehari-hari.
Dari sudut pandang pembeli rumah atau investor, pengalaman ini menunjukkan pentingnya menetapkan kembali tujuan sebuah properti ketika keadaan berubah. Rumah Luna pernah menjadi aset sewa, sempat rusak karena tidak ditempati, lalu dibangun ulang sebagai tempat singgah pribadi. Lokasi dan kemudahan bergerak akhirnya menjadi pertimbangan yang sama pentingnya dengan tampilan bangunan.
Bagi pembaca yang sedang menimbang hunian, kisah tersebut dapat menjadi bahan untuk memeriksa kesesuaian lokasi, fungsi, serta kondisi fisik rumah dengan kebutuhan nyata. Jika kebutuhan Anda mengarah pada hunian modern di Jakarta Barat, Anda juga dapat mengenal pilihan hunian dan informasi kawasan melalui MeruyaLand.
Sumber Informasi
detikProperti: Luna Maya Pamer Rumah di Bali yang Renovasinya Dicicil 4 Tahun
Saatnya Memiliki Rumah Modern di Jakarta Barat
Temukan hunian berkualitas dengan desain modern dan lokasi strategis bersama MeruyaLand.
🏡 Lihat tipe rumah dan promo terbaru di MeruyaLand.com
- Rumah Tasya Farasya Retak, Biaya Perbaikan Struktur Ditaksir Rp 5-6 Miliar
- 937.671 Rumah Dibangun dan Direnovasi hingga Oktober 2026, Dana Non-APBN Mendominasi
- Rumah Tasya Farasya Retak Sebelum Setahun Dihuni, Struktur Bangunan Diperiksa
- Park House, Rumah Masa Kecil Putri Diana, Terbengkalai Sejak 2021
- Sengketa Lahan Tanah Abang Menahan Rencana Pembangunan Rusun
- Rumah Terbengkalai di Philadelphia Jadi Lokasi Penyelidikan, Tulang dan Brankas Ditemukan
- Pelajaran dari Mesa Verde: Hunian Bisa Ditinggalkan Saat Air dan Sumber Daya Terbatas
- Renovasi East Potomac Golf Course Disorot Setelah 430 Pohon Ditebang
- Renovasi Rumah Luna Maya di Bali Rampung Setelah Dicicil Empat Tahun
- Bodie, Kota Tambang Emas yang Berubah Menjadi Kota Hantu
- Danantara Siapkan 12 Smart City, Padalarang Dirancang Tampung hingga 250.000 Hunian
- Rumah Idaman Thom Haye di Bandung: Terang, Modern, Bersih, dan Sejuk
- Fajar Sadboy Beli Rumah Pertama setelah Bertahun-tahun Mengontrak
- Teddy Siagian Jadi Plt Dirjen Perumahan Perdesaan, Kementerian PKP Percepat Program 3 Juta Rumah
- Usulan Harga Rumah Subsidi hingga Rp 500 Juta, Apa Dampaknya bagi Pembeli?
- BRAN Disiapkan Tangani Konflik Agraria, Pembagian Tugas dengan ATR/BPN Diperjelas
- Sengketa Kerusakan Royal Lodge Sisakan Tagihan Rp30 Miliar setelah Andrew Pindah
- Konsumen LRT City Temui DPR, Empat Proyek Ditargetkan Rampung Bertahap hingga 2028
- Bunker Bawah Tanah Rp 80 Miliar di Los Angeles Terjual, Apa Keistimewaannya?
- Rumah Kesha Ratuliu Disebut Sempit, Ini Pelajaran soal Prioritas Hunian Keluarga
- Kampung Pelangi dan Kontras Hunian di Tengah Kawasan Elite Jakarta Selatan
- Penjualan Rumah Subsidi Turun, Himperra Usulkan Insentif dan Perluasan FLPP
- Shani Shingnapur, Kota di India dengan Rumah Tanpa Pintu
- Kisah Marmer Masjid Nabawi dan Pelajaran Memilih Material Hunian
- Rumah Saudagar di Lubang Buaya, Saksi Sejarah yang Dipertahankan Tetap Asli
- Danantara Lanjutkan Pembangunan Apartemen LRT City Mulai 1 Oktober 2026
- LHKPN Kalapas Cibinong Nonaktif Catat Lima Properti Senilai Rp 2,7 Miliar
- Realisasi FLPP 2026 Baru 45,15 Persen, Pasokan dan Kelayakan KPR Jadi Tantangan
- Kasus Penipuan Investasi Properti Rp 698 Miliar, Pelajaran Penting bagi Investor
- Proyek Ballroom Gedung Putih Disorot, Trump Ajak Xi Jinping Melihat Pembangunan
- Revitalisasi Keraton Solo Menjangkau 13 Kawasan dengan Anggaran Rp150 Miliar
- BRAN Akan Tangani Konflik Tanah Komunal Setelah RUU Reforma Agraria Disahkan
- Kasus Apartemen Mangkrak di Ciputat, Kerugian Ana Riana dan Pelajaran bagi Pembeli
- Pemerintah Siapkan Batas Minimum dan Maksimum Kepemilikan Tanah
- Rumah Baru Rey Mbayang dan Dinda Hauw di Tangsel Masuki Tahap Finishing
- Rumah Indonesia di Nagoya Menjadi Pusat Layanan 430 Atlet Asian Games 2026
- Sulawesi Selatan Targetkan Bangun dan Renovasi 142 Rumah Layak pada 2026
- Status HGB Summarecon di Bogor Belum Berubah di Tengah Pemeriksaan KPK
- ATR/BPN Terima Aset Rampasan KPK untuk Rumah Dinas dan Operasional
- Summarecon Agung Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Suap HGB di Bogor
- Adhi Karya Pastikan ADCP Tidak Dilepas, Empat Proyek Belum Serah Terima Masih Dikaji
- Sekitar 7.000 Kawasan Kumuh Masih Menjadi Tantangan Perumahan Indonesia
- Program Bedah Rumah Targetkan 400.000 Hunian, Penghasilan di Bawah UMP Bisa Mengajukan
- Harga Rumah Subsidi 2027 Masih Dibahas, Usulan Kenaikan 12 Persen Jadi Pertimbangan
- Konstruksi Bawah Tanah Iran Disorot, Ini Pelajaran Due Diligence bagi Pembeli Properti
- Rumah Nicolas Cage di Malibu Terancam Lubang Besar Setelah Hujan Deras
- Penthouse Dekat Kedutaan Israel Dijual, Harga Salah Satu Unit Turun Rp165 Miliar
- BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Terdampak Gempa Flores NTT
- Abu Vulkanik Masuk Rumah, Pengalaman Sejumlah Figur Publik Jadi Pengingat bagi Penghuni
- RUPSLB Kedua Modernland Akan Bahas Pengalihan dan Penjaminan Aset
- 500 Rumah Modular Tahan Gempa Disiapkan untuk Korban Bencana NTT
- DPR Soroti Syarat Program Bedah Rumah yang Dinilai Terlalu Rumit
- 250 Rumah Gratis untuk MBR di Tangerang Belum Disalurkan Meski Pembangunan Rampung
- Arahan Prabowo: Kualitas Rumah dan Lingkungan Permukiman Perlu Ditingkatkan
- KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Belum Bisa Disalurkan, Bank Menunggu Arahan BP Tapera
- Genteng Sabut Kelapa BRIN Tawarkan Material Atap Ringan dari Limbah
- Rumah di Atas Sungai Dikaji sebagai Alternatif Hunian Perkotaan
- KPR 40 Tahun Ditawarkan di Danantara Housing Expo 2026, Apa yang Perlu Dicermati?
- Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Lebih dari 130 Ribu Pilihan Rumah
- Cicilan Rusun Subsidi Meikarta Mulai Rp1,7 Juta, Ini Syarat FLPP dan Hal yang Perlu Dicermati
- Desa Adat Sade Direkonstruksi, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
- Rumah Tahan Gempa BRIN Tetap Kokoh Setelah Gempa M7,7 di NTT
- MA AS Izinkan Pembangunan Ballroom Gedung Putih Senilai Rp 7,1 Triliun Berlanjut
- Serapan Anggaran Kementerian PKP Capai Rp 3,608 Triliun, Bedah Rumah Jadi Prioritas
- Menteri PKP Usulkan Larangan Atap Asbes untuk Rumah Baru dan Renovasi Pemerintah
- Perumahan Dekat Meruya, Pilihan Rumah Nyaman di Jakarta Barat yang Masih Layak Dilirik
- Cara Mengajukan KPR untuk Rumah di Meruyaland, Begini Alurnya dari Booking Hingga Akad
- Jual Rumah Meruya Utara? Kenapa Banyak Orang Sekarang Mulai Melirik Kawasan Ini
- 7 Ciri Rumah Membawa Sial
- Tempat Ngopi di Meruya Dari Mulai Cafe, Coffee Shop, dan Warung Kopi
- Perumahan Jakarta Barat Harga Terjangkau Kualitas Terbaik
- Meruya di Jakarta Mana? Ini Lokasi, Kode Pos, dan Tempat Populer di Meruya Jakarta Barat
- Cari Rumah & Tanah di Meruya? MeruyaLand.com Saja!
- Sambut Tahun Baru 2026 Dengan Punya Rumah Baru
- Rumah Mewah di Jakarta Barat 2 Lantai
- Perumahan Eksklusif Jakarta Barat Meruya Land
- Meruya Land Daerah Strategis Untuk Hunian Masa Depan Keluarga Anda
- Rumah Dijual Jakarta Barat Tanpa Perantara Meruya Land
- Cari KPR Rumah di Jakarta Barat, Meruya Land Saja!
- Cari Rumah Dijual Jakarta Barat? Temukan Pilihan Terbaik di Sini!
- Tempat Nongkrong di Meruya
- Jual Rumah Cluster Meruya 2 Lantai Luas 125 Meter lebih
- Harga Rumah di Meruya Jakarta Barat
- Rumah Meruya Dijual Luas 124 Meter 2 Lantai
- Perumahan Cluster Baru Meruya
- Menjelajahi Meruya, Jakarta Barat - Kode Pos dan Informasi Penting
- Cari Rumah Meruya Residence Jakarta Barat? Meruya Land Solusinya
- Tips Biaya Renovasi Rumah di Jakarta Lengkap, Hemat dan Efisien
- Jual Rumah di Meruya Jakarta Barat - Meruyaland Pilihan Terbaiknya
- Mencari rumah real estate di Jakarta Barat untuk investasi? Meruyaland
- Pasar Meruya, Jakarta Barat: Mengintip Denyut Kehidupan Pasar Tradisional
- Meruya: Kebijakan Ganjil Genap dalam Mengatasi Kemacetan
- Kode Pos Meruya Utara: Informasi Lengkap dan Pentingnya Bagi Warga
- Perumahan Baru di Jakarta Barat: Investasi Cerdas di Meruya Land
- Rumah Murah di Jakarta Barat: Temukan Pilihan Terbaik di Meruya Land
- Perumahan bebas banjir di Jakarta Barat
- Kredit Rumah Murah di Jakarta Barat Solusi Hunian Modern bagi Generasi Milenial
- Perumahan di Jakarta Barat Milenial Dengan Desain Modern
- Rumah dijual di Kembangan Jakarta Barat Harga Terjangkau
- Cari Rumah di Daerah Meruya? Meruya Land Pilihan Terbaik Anda
- Dijual Rumah Cluster Premium Murah di Jakarta Utara
- Beli Rumah Cluster di Jakarta? Pilih Meruya Land!
- Rumah 2 Lantai Tanah Luas +-120 meter Dijual Di Jakarta Harga Terjangkau
- Rumah Dijual di Meruya Jakarta Utara
- Update Harga Tanah per Meter di Jabodetabek Tahun 2023
- Ini Penyebab Harga Rumah Terus Naik
- Investasi
dikembangkan oleh
Official Lending Partner