Revitalisasi Keraton Solo Menjangkau 13 Kawasan dengan Anggaran Rp150 Miliar
2026-09-25 13:04:52
2026-09-25 13:04:52
Keraton Kasunanan Surakarta memasuki agenda pembaruan berskala besar setelah pemerintah menetapkan 13 kawasan prioritas untuk direvitalisasi. Program yang didorong Presiden Prabowo Subianto tersebut memperoleh anggaran Rp150 miliar, tetapi belum mencakup seluruh bagian kompleks Keraton Solo.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa revitalisasi keraton merupakan bagian dari arahan Presiden untuk menangani keraton, istana, museum, dan beragam aset budaya lainnya. Pemerintah menargetkan pekerjaan selesai pada akhir 2026, meskipun jadwal itu masih mungkin diperpanjang karena luasnya area yang harus ditangani.
Daftar 13 kawasan yang menjadi prioritas
Titik revitalisasi tersebar pada bagian-bagian penting kompleks keraton. Kawasan tersebut terdiri atas Pagelaran, Sitinggil, Museum Keraton, Kasentanan, Panti Bidono, Keraton Kilen, Keputren, Ndalem Ageng, Kawasan Kamandungan, Bangsal Pradonggo, Sasana Handrawina, Panggung Songgo Buwono, dan Sinorenggo.
Pemilihan 13 titik itu menunjukkan bahwa pelaksanaan program dilakukan berdasarkan skala prioritas. Menurut Fadli, cakupan tersebut memang belum meliputi keseluruhan Keraton Solo, tetapi sudah mewakili sebagian besar kawasan. Besarnya lingkup pekerjaan terlihat dari Keraton Kilen saja yang memiliki area sekitar dua hektare.
Luas kawasan menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi waktu penyelesaian. Karena itu, target akhir tahun perlu dipahami sebagai sasaran pelaksanaan saat ini, bukan kepastian bahwa seluruh pekerjaan di setiap titik akan selesai tanpa penyesuaian jadwal.
Pembaruan fisik sekaligus pelestarian tradisi
Revitalisasi besar terakhir di Keraton Kasunanan Surakarta berlangsung sekitar 40 tahun lalu. Pekerjaan pada masa tersebut dilakukan terhadap Panggung Sasana Sangabuwana dan Pagelaran. Jarak waktu yang panjang itu menjadi latar penting bagi dukungan pemerintah terhadap peremajaan kompleks bersejarah tersebut.
Namun, sasaran program tidak dibatasi pada perbaikan penampilan bangunan. Pemerintah juga ingin menjaga nilai, tradisi, serta warisan budaya tak benda yang hidup di lingkungan keraton. Pendekatan ini relevan karena Keraton Solo bukan sekadar kumpulan bangunan lama, melainkan juga salah satu tujuan wisata yang ramai dan ruang bagi keberlanjutan warisan budaya.
Dengan demikian, hasil revitalisasi nantinya tidak cukup dinilai hanya dari kondisi dinding, bangsal, museum, atau ruang lainnya. Keberhasilan program juga berkaitan dengan kemampuan pengelolaan kawasan dalam mempertahankan praktik budaya dan nilai yang melekat pada Keraton Kasunanan Surakarta.
Anggaran belum diperkirakan mencukupi seluruh kawasan
Anggaran pemerintah sebesar Rp150 miliar kemungkinan tidak cukup untuk memperbaiki seluruh lokasi. Pemerintah karena itu melibatkan pihak swasta dalam pendanaan, sehingga kebutuhan revitalisasi tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Pola dukungan tersebut bukan hal yang sama sekali baru di kompleks ini. Fadli menyebut Gedung Songgobuwono pernah direvitalisasi dengan bantuan pihak swasta, sementara sejumlah bagian lain juga memperoleh dukungan korporasi. Dalam program terbaru, kolaborasi pemerintah dan swasta kembali menjadi salah satu unsur pembiayaan.
Bagi pembeli rumah dan investor properti, informasi anggaran serta sumber pendanaan ini perlu dibaca secara proporsional. Revitalisasi aset budaya merupakan program publik dengan kebutuhan pelaksanaan yang luas. Berita ini tidak menyebut perubahan harga properti, proyek hunian baru, ataupun kebijakan tata ruang di sekitar keraton. Karena itu, keputusan properti tidak semestinya dibangun hanya dari pengumuman revitalisasi.
Pengelolaan setelah konstruksi menjadi perhatian
Pemerintah juga menyiapkan pengelolaan khusus setelah pekerjaan revitalisasi rampung. Tujuannya agar Keraton Kasunanan Surakarta dibantu oleh manajemen profesional dengan keterlibatan berbagai pihak. Bentuk pengelolaannya—apakah berupa lembaga atau yayasan—masih dibicarakan oleh pemerintah pusat, Pemerintah Kota Solo, dan pihak keraton.
Rencana tersebut penting karena pemeliharaan kawasan tidak berhenti ketika pekerjaan fisik selesai. Bagi masyarakat yang mengamati perkembangan suatu wilayah, keberlanjutan pengelolaan patut menjadi salah satu hal yang dicermati, bersama kepastian jadwal dan realisasi setiap tahap. Ketiganya membantu membedakan antara rencana awal dan hasil yang benar-benar terlihat di lapangan.
Untuk pembeli maupun investor, pendekatan yang hati-hati berarti memeriksa kondisi lokasi secara langsung, mengikuti perkembangan pelaksanaan, dan tidak menganggap revitalisasi otomatis mengubah prospek properti di sekitarnya. Sumber ini sendiri belum memberikan data yang dapat mendukung kesimpulan semacam itu.
Sementara bagi pembaca yang sedang mempertimbangkan hunian modern di Jakarta Barat, informasi dan pilihan hunian dapat ditelusuri lebih lanjut melalui MeruyaLand sesuai kebutuhan tempat tinggal masing-masing.
Sumber Informasi
detikProperti: Keraton Solo Bakal Direvitalisasi, Ini 13 Kawasan Prioritas, diterbitkan 25 September 2026.
Saatnya Memiliki Rumah Modern di Jakarta Barat
Temukan hunian berkualitas dengan desain modern dan lokasi strategis bersama MeruyaLand.
🏡 Lihat tipe rumah dan promo terbaru di MeruyaLand.com
- Konektivitas Menjadi Faktor Penting dalam Pertumbuhan Kawasan Hunian
- Rumah Tasya Farasya Retak, Biaya Perbaikan Struktur Ditaksir Rp 5-6 Miliar
- 937.671 Rumah Dibangun dan Direnovasi hingga Oktober 2026, Dana Non-APBN Mendominasi
- Rumah Tasya Farasya Retak Sebelum Setahun Dihuni, Struktur Bangunan Diperiksa
- Park House, Rumah Masa Kecil Putri Diana, Terbengkalai Sejak 2021
- Sengketa Lahan Tanah Abang Menahan Rencana Pembangunan Rusun
- Rumah Terbengkalai di Philadelphia Jadi Lokasi Penyelidikan, Tulang dan Brankas Ditemukan
- Pelajaran dari Mesa Verde: Hunian Bisa Ditinggalkan Saat Air dan Sumber Daya Terbatas
- Renovasi East Potomac Golf Course Disorot Setelah 430 Pohon Ditebang
- Renovasi Rumah Luna Maya di Bali Rampung Setelah Dicicil Empat Tahun
- Bodie, Kota Tambang Emas yang Berubah Menjadi Kota Hantu
- Danantara Siapkan 12 Smart City, Padalarang Dirancang Tampung hingga 250.000 Hunian
- Rumah Idaman Thom Haye di Bandung: Terang, Modern, Bersih, dan Sejuk
- Fajar Sadboy Beli Rumah Pertama setelah Bertahun-tahun Mengontrak
- Teddy Siagian Jadi Plt Dirjen Perumahan Perdesaan, Kementerian PKP Percepat Program 3 Juta Rumah
- Usulan Harga Rumah Subsidi hingga Rp 500 Juta, Apa Dampaknya bagi Pembeli?
- BRAN Disiapkan Tangani Konflik Agraria, Pembagian Tugas dengan ATR/BPN Diperjelas
- Sengketa Kerusakan Royal Lodge Sisakan Tagihan Rp30 Miliar setelah Andrew Pindah
- Konsumen LRT City Temui DPR, Empat Proyek Ditargetkan Rampung Bertahap hingga 2028
- Bunker Bawah Tanah Rp 80 Miliar di Los Angeles Terjual, Apa Keistimewaannya?
- Rumah Kesha Ratuliu Disebut Sempit, Ini Pelajaran soal Prioritas Hunian Keluarga
- Kampung Pelangi dan Kontras Hunian di Tengah Kawasan Elite Jakarta Selatan
- Penjualan Rumah Subsidi Turun, Himperra Usulkan Insentif dan Perluasan FLPP
- Shani Shingnapur, Kota di India dengan Rumah Tanpa Pintu
- Kisah Marmer Masjid Nabawi dan Pelajaran Memilih Material Hunian
- Rumah Saudagar di Lubang Buaya, Saksi Sejarah yang Dipertahankan Tetap Asli
- Danantara Lanjutkan Pembangunan Apartemen LRT City Mulai 1 Oktober 2026
- LHKPN Kalapas Cibinong Nonaktif Catat Lima Properti Senilai Rp 2,7 Miliar
- Realisasi FLPP 2026 Baru 45,15 Persen, Pasokan dan Kelayakan KPR Jadi Tantangan
- Kasus Penipuan Investasi Properti Rp 698 Miliar, Pelajaran Penting bagi Investor
- Proyek Ballroom Gedung Putih Disorot, Trump Ajak Xi Jinping Melihat Pembangunan
- Revitalisasi Keraton Solo Menjangkau 13 Kawasan dengan Anggaran Rp150 Miliar
- BRAN Akan Tangani Konflik Tanah Komunal Setelah RUU Reforma Agraria Disahkan
- Kasus Apartemen Mangkrak di Ciputat, Kerugian Ana Riana dan Pelajaran bagi Pembeli
- Pemerintah Siapkan Batas Minimum dan Maksimum Kepemilikan Tanah
- Rumah Baru Rey Mbayang dan Dinda Hauw di Tangsel Masuki Tahap Finishing
- Rumah Indonesia di Nagoya Menjadi Pusat Layanan 430 Atlet Asian Games 2026
- Sulawesi Selatan Targetkan Bangun dan Renovasi 142 Rumah Layak pada 2026
- Status HGB Summarecon di Bogor Belum Berubah di Tengah Pemeriksaan KPK
- ATR/BPN Terima Aset Rampasan KPK untuk Rumah Dinas dan Operasional
- Summarecon Agung Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Suap HGB di Bogor
- Adhi Karya Pastikan ADCP Tidak Dilepas, Empat Proyek Belum Serah Terima Masih Dikaji
- Sekitar 7.000 Kawasan Kumuh Masih Menjadi Tantangan Perumahan Indonesia
- Program Bedah Rumah Targetkan 400.000 Hunian, Penghasilan di Bawah UMP Bisa Mengajukan
- Harga Rumah Subsidi 2027 Masih Dibahas, Usulan Kenaikan 12 Persen Jadi Pertimbangan
- Konstruksi Bawah Tanah Iran Disorot, Ini Pelajaran Due Diligence bagi Pembeli Properti
- Rumah Nicolas Cage di Malibu Terancam Lubang Besar Setelah Hujan Deras
- Penthouse Dekat Kedutaan Israel Dijual, Harga Salah Satu Unit Turun Rp165 Miliar
- BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Terdampak Gempa Flores NTT
- Abu Vulkanik Masuk Rumah, Pengalaman Sejumlah Figur Publik Jadi Pengingat bagi Penghuni
- RUPSLB Kedua Modernland Akan Bahas Pengalihan dan Penjaminan Aset
- 500 Rumah Modular Tahan Gempa Disiapkan untuk Korban Bencana NTT
- DPR Soroti Syarat Program Bedah Rumah yang Dinilai Terlalu Rumit
- 250 Rumah Gratis untuk MBR di Tangerang Belum Disalurkan Meski Pembangunan Rampung
- Arahan Prabowo: Kualitas Rumah dan Lingkungan Permukiman Perlu Ditingkatkan
- KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Belum Bisa Disalurkan, Bank Menunggu Arahan BP Tapera
- Genteng Sabut Kelapa BRIN Tawarkan Material Atap Ringan dari Limbah
- Rumah di Atas Sungai Dikaji sebagai Alternatif Hunian Perkotaan
- KPR 40 Tahun Ditawarkan di Danantara Housing Expo 2026, Apa yang Perlu Dicermati?
- Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Lebih dari 130 Ribu Pilihan Rumah
- Cicilan Rusun Subsidi Meikarta Mulai Rp1,7 Juta, Ini Syarat FLPP dan Hal yang Perlu Dicermati
- Desa Adat Sade Direkonstruksi, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
- Rumah Tahan Gempa BRIN Tetap Kokoh Setelah Gempa M7,7 di NTT
- MA AS Izinkan Pembangunan Ballroom Gedung Putih Senilai Rp 7,1 Triliun Berlanjut
- Serapan Anggaran Kementerian PKP Capai Rp 3,608 Triliun, Bedah Rumah Jadi Prioritas
- Menteri PKP Usulkan Larangan Atap Asbes untuk Rumah Baru dan Renovasi Pemerintah
- Perumahan Dekat Meruya, Pilihan Rumah Nyaman di Jakarta Barat yang Masih Layak Dilirik
- Cara Mengajukan KPR untuk Rumah di Meruyaland, Begini Alurnya dari Booking Hingga Akad
- Jual Rumah Meruya Utara? Kenapa Banyak Orang Sekarang Mulai Melirik Kawasan Ini
- 7 Ciri Rumah Membawa Sial
- Tempat Ngopi di Meruya Dari Mulai Cafe, Coffee Shop, dan Warung Kopi
- Perumahan Jakarta Barat Harga Terjangkau Kualitas Terbaik
- Meruya di Jakarta Mana? Ini Lokasi, Kode Pos, dan Tempat Populer di Meruya Jakarta Barat
- Cari Rumah & Tanah di Meruya? MeruyaLand.com Saja!
- Sambut Tahun Baru 2026 Dengan Punya Rumah Baru
- Rumah Mewah di Jakarta Barat 2 Lantai
- Perumahan Eksklusif Jakarta Barat Meruya Land
- Meruya Land Daerah Strategis Untuk Hunian Masa Depan Keluarga Anda
- Rumah Dijual Jakarta Barat Tanpa Perantara Meruya Land
- Cari KPR Rumah di Jakarta Barat, Meruya Land Saja!
- Cari Rumah Dijual Jakarta Barat? Temukan Pilihan Terbaik di Sini!
- Tempat Nongkrong di Meruya
- Jual Rumah Cluster Meruya 2 Lantai Luas 125 Meter lebih
- Harga Rumah di Meruya Jakarta Barat
- Rumah Meruya Dijual Luas 124 Meter 2 Lantai
- Perumahan Cluster Baru Meruya
- Menjelajahi Meruya, Jakarta Barat - Kode Pos dan Informasi Penting
- Cari Rumah Meruya Residence Jakarta Barat? Meruya Land Solusinya
- Tips Biaya Renovasi Rumah di Jakarta Lengkap, Hemat dan Efisien
- Jual Rumah di Meruya Jakarta Barat - Meruyaland Pilihan Terbaiknya
- Mencari rumah real estate di Jakarta Barat untuk investasi? Meruyaland
- Pasar Meruya, Jakarta Barat: Mengintip Denyut Kehidupan Pasar Tradisional
- Meruya: Kebijakan Ganjil Genap dalam Mengatasi Kemacetan
- Kode Pos Meruya Utara: Informasi Lengkap dan Pentingnya Bagi Warga
- Perumahan Baru di Jakarta Barat: Investasi Cerdas di Meruya Land
- Rumah Murah di Jakarta Barat: Temukan Pilihan Terbaik di Meruya Land
- Perumahan bebas banjir di Jakarta Barat
- Kredit Rumah Murah di Jakarta Barat Solusi Hunian Modern bagi Generasi Milenial
- Perumahan di Jakarta Barat Milenial Dengan Desain Modern
- Rumah dijual di Kembangan Jakarta Barat Harga Terjangkau
- Cari Rumah di Daerah Meruya? Meruya Land Pilihan Terbaik Anda
- Dijual Rumah Cluster Premium Murah di Jakarta Utara
- Beli Rumah Cluster di Jakarta? Pilih Meruya Land!
- Rumah 2 Lantai Tanah Luas +-120 meter Dijual Di Jakarta Harga Terjangkau
- Rumah Dijual di Meruya Jakarta Utara
- Update Harga Tanah per Meter di Jabodetabek Tahun 2023
- Ini Penyebab Harga Rumah Terus Naik
- Investasi
dikembangkan oleh
Official Lending Partner