Renovasi East Potomac Golf Course Disorot Setelah 430 Pohon Ditebang

2026-10-19 13:01:07

2026-10-19 13:01:07

Renovasi East Potomac Golf Course Disorot Setelah 430 Pohon Ditebang

Rencana merombak lapangan golf bersejarah di Washington DC berubah menjadi sengketa mengenai lingkungan, ruang publik, dan batas perubahan kawasan yang sulit dipulihkan. Sekitar 430 pohon dilaporkan telah ditebang di East Potomac Golf Course, sementara pengadilan meminta pemerintah menghentikan penebangan lanjutan untuk sementara.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan renovasi besar terhadap lapangan yang berada di East Potomac Park tersebut. Kawasan itu dijadwalkan ditutup selama 15 bulan mulai 15 November 2026. Namun, pelaksanaan proyek kini dibayangi gugatan hukum dan kekhawatiran bahwa desain baru dapat memengaruhi jalur yang biasa digunakan masyarakat untuk bersepeda serta berlari.

Perombakan menyeluruh untuk lapangan bersejarah

Trump menilai kondisi East Potomac Golf Course telah tua, rusak, terbengkalai, dan tidak lagi berfungsi dengan baik. Ia juga menyebut adanya pohon tumbang, pohon berpenyakit, serta kerusakan tanggul penahan air yang dianggap membahayakan.

Untuk desain baru, Trump menunjuk arsitek lapangan golf Tom Fazio. Target yang disampaikan adalah mengubah kawasan tersebut menjadi lapangan golf kelas dunia yang dapat menjadi tempat penyelenggaraan turnamen besar. Trump menyatakan organisasi golf utama di Amerika Serikat telah diberi tahu mengenai rencana itu.

East Potomac Golf Course terletak sekitar 2,3 mil atau 3,7 kilometer dari Gedung Putih. Lokasinya telah menjadi bagian dari ruang rekreasi publik selama lebih dari satu abad. Sebelumnya, lapangan tersebut dikelola National Park Service bersama National Links Trust. Pada Desember 2025, pemerintahan Trump mengarahkan National Park Service untuk mengakhiri perjanjian sewa 50 tahun dengan organisasi nirlaba tersebut.

Penebangan ratusan pohon memicu sidang darurat

Kontroversi meningkat setelah sekitar 430 pohon dilaporkan sudah ditebang. Sebelumnya, Hakim Distrik Amerika Serikat Ana Reyes meminta pemerintah memberikan pemberitahuan sebelum melakukan penebangan dalam jumlah besar. Pemerintah kemudian menyampaikan kepada pengadilan adanya rencana untuk menebang hingga 529 pohon.

Penebangan ratusan pohon dalam waktu singkat memicu sidang darurat dan teguran keras dari hakim. Pada 13 Oktober 2026, pengadilan memperpanjang larangan penebangan di lokasi setidaknya sampai 26 Oktober. Pemerintah juga diwajibkan memberi pemberitahuan sebelum melakukan perubahan besar yang tidak dapat dipulihkan.

Gugatan diajukan oleh DC Preservation League dan sejumlah pihak lain. Pemerintahan Trump juga meminta Hakim Reyes mengundurkan diri dari perkara dengan alasan dugaan keberpihakan. Permintaan itu merupakan posisi pemerintah dalam sengketa yang masih berjalan, bukan keputusan akhir mengenai perkara tersebut.

Akses warga menjadi bagian penting dalam sengketa

Persoalan proyek tidak berhenti pada kondisi pepohonan. Warga mengkhawatirkan rancangan baru akan menghilangkan atau memengaruhi jalur publik yang selama ini dipakai untuk bersepeda dan berlari. Washington Area Bicyclist Association turut mengampanyekan perlindungan Hains Point, yakni area taman dan habitat satwa di ujung East Potomac Park.

Sementara itu, Democracy Forward, yang mewakili pihak-pihak penggugat, menyatakan akan berupaya melindungi kawasan dari perubahan yang dinilai melanggar hukum dan merugikan masyarakat. Kelompok itu memandang East Potomac sebagai aset komunitas yang perlu dipertahankan.

Perbedaan pandangan tersebut memperlihatkan dua kepentingan yang sedang dipertarungkan: pembaruan fasilitas rekreasi dan perlindungan fungsi kawasan publik. Jadwal penutupan memang telah diumumkan, tetapi perkembangan perkara akan menjadi faktor penting dalam menentukan bentuk serta kelanjutan renovasi.

Pelajaran praktis bagi pembeli rumah dan investor Indonesia

Kasus East Potomac memberi pengingat bahwa nilai suatu kawasan tidak hanya ditentukan oleh bangunan atau fasilitas utamanya. Pepohonan, jalur pejalan kaki, lintasan sepeda, habitat satwa, dan akses rekreasi publik juga membentuk kualitas lingkungan yang dirasakan warga sehari-hari.

Bagi pembeli rumah di Indonesia, rencana perubahan besar di sekitar properti layak diperiksa sebelum mengambil keputusan. Informasi tentang penutupan fasilitas, perubahan akses, penebangan vegetasi, maupun sengketa hukum dapat memengaruhi kenyamanan kawasan. Pemeriksaan sebaiknya tidak berhenti pada kondisi saat kunjungan, tetapi juga mencakup rencana pengembangan dan fungsi ruang di sekeliling lokasi.

Investor pun perlu memperhatikan bahwa proyek prestisius belum tentu berjalan sesuai jadwal ketika terdapat keberatan masyarakat atau proses pengadilan. Perubahan yang tidak dapat dipulihkan dapat memperoleh pengawasan lebih ketat, terutama bila menyangkut ruang publik dan lingkungan. Karena itu, jadwal pembangunan sebaiknya dipandang sebagai rencana yang masih bisa berubah ketika perkara belum selesai.

Untuk kebutuhan hunian di dalam negeri, pembaca dapat mempertimbangkan lingkungan modern yang tetap mendukung kenyamanan, akses, dan kualitas hidup sehari-hari. Pilihan hunian di Jakarta Barat dapat dipelajari lebih lanjut dengan mengunjungi MeruyaLand.

Sumber Informasi

detikProperti: 430 Pohon Ditebang! Ambisi Trump Ubah Lapangan Golf Bersejarah Disorot

Saatnya Memiliki Rumah Modern di Jakarta Barat

Temukan hunian berkualitas dengan desain modern dan lokasi strategis bersama MeruyaLand.

🏡 Lihat tipe rumah dan promo terbaru di MeruyaLand.com

Artikel lainnya

dikembangkan oleh

Infiniti Office, Arcade Business Center 6th Floor Unit 6-03, Jl. Pantai Indah Utara 2 Kav. C1, PIK Penjaringan, Jakarta Utara 14460

meruyaland@gmail.com

Frida 081296368540

Ruslan 085211592799

Official Lending Partner