Rumah Kesha Ratuliu Disebut Sempit, Ini Pelajaran soal Prioritas Hunian Keluarga
2026-10-07 13:00:58
2026-10-07 13:00:58
Ukuran rumah kembali menjadi bahan perdebatan di media sosial setelah hunian Kesha Ratuliu dinilai terlalu sempit oleh seorang warganet. Sorotan itu muncul karena Kesha kerap membagikan kegiatan bepergian ke luar negeri, sementara sebagian orang menganggap dana perjalanan tersebut seharusnya ditabung untuk membeli rumah yang lebih besar.
Kesha mengaku sempat kesal menghadapi komentar tersebut. Namun, ia kemudian memilih melihat sisi positifnya karena banyak orang ikut mendoakan agar dirinya dan sang suami kelak memperoleh rumah yang lebih luas. Respons itu sekaligus memperlihatkan bahwa kondisi hunian, rencana keuangan, dan pilihan pengalaman hidup sebuah keluarga tidak selalu dapat dinilai secara utuh dari unggahan di media sosial.
Rumah Sekarang Masih Cukup untuk Lima Orang
Kesha tinggal bersama suami dan ketiga anaknya. Menurut pengakuannya, rumah yang ditempati saat ini masih mencukupi kebutuhan mereka berlima. Meski demikian, ia memang mempunyai impian untuk memiliki rumah yang lebih besar agar setiap anak dapat menempati kamar masing-masing.
Keinginan tersebut masih berupa mimpi dan belum masuk ke tahap perencanaan serius. Artinya, Kesha membedakan antara kebutuhan tempat tinggal yang saat ini masih terpenuhi dan aspirasi jangka panjang untuk meningkatkan kenyamanan keluarga.
Bagi pembeli rumah, perbedaan ini penting untuk dipahami. Hunian yang dianggap kecil oleh orang lain belum tentu tidak layak bagi keluarga yang menempatinya. Kecukupan ruang sangat berkaitan dengan jumlah penghuni, pembagian kamar, dan kebutuhan yang ingin dipenuhi. Dalam kasus Kesha, kebutuhan yang belum tersedia adalah kamar tersendiri bagi ketiga anak, tetapi rumah sekarang masih dapat digunakan oleh seluruh anggota keluarga.
Perjalanan ke Luar Negeri Memicu Komentar Warganet
Cibiran bermula setelah Kesha membagikan konten perjalanan. Beberapa waktu sebelumnya, ia berlibur bersama teman-temannya ke Inggris dan Prancis. Unggahan tersebut membuat seorang warganet mempertanyakan mengapa uangnya tidak ditabung untuk membeli rumah yang lebih besar, mengingat ia mempunyai beberapa anak.
Kesha menjelaskan bahwa urusan menabung bukan sesuatu yang harus diumbar kepada publik. Ia juga menyukai perjalanan dan staycation karena pengalaman mencoba hal-hal baru yang diperolehnya. Pernyataan tersebut menunjukkan adanya dua prioritas yang berjalan dalam kehidupan pribadinya: menikmati pengalaman perjalanan dan menyimpan impian untuk mempunyai hunian lebih luas.
Dari sudut pandang calon pembeli, unggahan perjalanan memang tidak memberikan gambaran lengkap mengenai kesiapan seseorang membeli rumah. Informasi yang terlihat publik tidak mencakup seluruh kondisi tabungan ataupun rencana keluarga. Karena itu, keputusan terkait hunian lebih tepat ditimbang berdasarkan keadaan rumah tangga sendiri, bukan tekanan komentar atau perbandingan dengan gaya hidup orang lain.
Target Pindah Rumah dalam Dua Tahun
Suami Kesha, Adhi Permana, ikut merespons komentar tersebut melalui TikTok. Ia menyatakan keyakinannya untuk pindah ke rumah yang lebih nyaman dalam dua tahun ke depan. Namun, Adhi juga terbuka bahwa rumah tujuan belum diketahui dan kesiapan dananya belum dipastikan.
Pernyataan itu masih berupa target dan manifestasi, bukan pengumuman pembelian properti. Belum ada rumah tertentu yang disebut, begitu pula detail mengenai lokasi, ukuran, atau proses transaksi. Dengan demikian, target dua tahun tersebut sebaiknya dipahami sebagai harapan keluarga, bukan rencana yang sudah final.
Bagi keluarga yang menghadapi situasi serupa, cerita ini memberi gambaran bahwa tujuan pindah dapat dimulai dari kebutuhan yang jelas. Kesha menginginkan ruang lebih besar terutama agar ketiga anaknya memiliki kamar masing-masing, sedangkan Adhi menekankan kenyamanan dibandingkan rumah saat ini. Kedua hal itu dapat menjadi dasar untuk menilai hunian ketika rencana tersebut kelak dibuat lebih serius.
Ukuran Rumah Bukan Satu-satunya Pertimbangan
Perbincangan ini juga menegaskan bahwa rumah tidak semata-mata dinilai dari kesan luas atau sempit yang terlihat dalam konten. Kesha sendiri menyatakan rumahnya masih cukup bagi lima anggota keluarga. Pada saat bersamaan, perubahan kebutuhan anak menjadi alasan munculnya impian untuk menambah ruang.
Untuk pembeli rumah maupun investor perorangan, pelajaran praktisnya adalah memisahkan kondisi saat ini, kebutuhan berikutnya, dan target jangka waktu. Rumah yang masih cukup hari ini dapat memiliki keterbatasan ketika anak-anak memerlukan kamar sendiri. Sebaliknya, keinginan memperoleh ruang tambahan belum otomatis berarti keluarga harus segera berpindah sebelum rencananya matang.
Kisah Kesha juga memperlihatkan bahwa target properti dapat disampaikan dengan optimisme sambil tetap mengakui unsur yang belum pasti. Dalam konteks pencarian hunian, kebutuhan nyata seperti jumlah kamar dan kenyamanan keluarga layak ditempatkan lebih dahulu daripada penilaian warganet.
Bagi pembaca yang sedang mempertimbangkan hunian modern di Jakarta Barat, kebutuhan ruang, kenyamanan, dan rencana keluarga dapat dijadikan titik awal sebelum melihat pilihan yang tersedia melalui MeruyaLand.
Sumber Informasi
detikProperti: Dicibir Netizen Rumahnya Sempit, Kesha Ratuliu Balas Begini
Saatnya Memiliki Rumah Modern di Jakarta Barat
Temukan hunian berkualitas dengan desain modern dan lokasi strategis bersama MeruyaLand.
🏡 Lihat tipe rumah dan promo terbaru di MeruyaLand.com
- Konektivitas Menjadi Faktor Penting dalam Pertumbuhan Kawasan Hunian
- Rumah Tasya Farasya Retak, Biaya Perbaikan Struktur Ditaksir Rp 5-6 Miliar
- 937.671 Rumah Dibangun dan Direnovasi hingga Oktober 2026, Dana Non-APBN Mendominasi
- Rumah Tasya Farasya Retak Sebelum Setahun Dihuni, Struktur Bangunan Diperiksa
- Park House, Rumah Masa Kecil Putri Diana, Terbengkalai Sejak 2021
- Sengketa Lahan Tanah Abang Menahan Rencana Pembangunan Rusun
- Rumah Terbengkalai di Philadelphia Jadi Lokasi Penyelidikan, Tulang dan Brankas Ditemukan
- Pelajaran dari Mesa Verde: Hunian Bisa Ditinggalkan Saat Air dan Sumber Daya Terbatas
- Renovasi East Potomac Golf Course Disorot Setelah 430 Pohon Ditebang
- Renovasi Rumah Luna Maya di Bali Rampung Setelah Dicicil Empat Tahun
- Bodie, Kota Tambang Emas yang Berubah Menjadi Kota Hantu
- Danantara Siapkan 12 Smart City, Padalarang Dirancang Tampung hingga 250.000 Hunian
- Rumah Idaman Thom Haye di Bandung: Terang, Modern, Bersih, dan Sejuk
- Fajar Sadboy Beli Rumah Pertama setelah Bertahun-tahun Mengontrak
- Teddy Siagian Jadi Plt Dirjen Perumahan Perdesaan, Kementerian PKP Percepat Program 3 Juta Rumah
- Usulan Harga Rumah Subsidi hingga Rp 500 Juta, Apa Dampaknya bagi Pembeli?
- BRAN Disiapkan Tangani Konflik Agraria, Pembagian Tugas dengan ATR/BPN Diperjelas
- Sengketa Kerusakan Royal Lodge Sisakan Tagihan Rp30 Miliar setelah Andrew Pindah
- Konsumen LRT City Temui DPR, Empat Proyek Ditargetkan Rampung Bertahap hingga 2028
- Bunker Bawah Tanah Rp 80 Miliar di Los Angeles Terjual, Apa Keistimewaannya?
- Rumah Kesha Ratuliu Disebut Sempit, Ini Pelajaran soal Prioritas Hunian Keluarga
- Kampung Pelangi dan Kontras Hunian di Tengah Kawasan Elite Jakarta Selatan
- Penjualan Rumah Subsidi Turun, Himperra Usulkan Insentif dan Perluasan FLPP
- Shani Shingnapur, Kota di India dengan Rumah Tanpa Pintu
- Kisah Marmer Masjid Nabawi dan Pelajaran Memilih Material Hunian
- Rumah Saudagar di Lubang Buaya, Saksi Sejarah yang Dipertahankan Tetap Asli
- Danantara Lanjutkan Pembangunan Apartemen LRT City Mulai 1 Oktober 2026
- LHKPN Kalapas Cibinong Nonaktif Catat Lima Properti Senilai Rp 2,7 Miliar
- Realisasi FLPP 2026 Baru 45,15 Persen, Pasokan dan Kelayakan KPR Jadi Tantangan
- Kasus Penipuan Investasi Properti Rp 698 Miliar, Pelajaran Penting bagi Investor
- Proyek Ballroom Gedung Putih Disorot, Trump Ajak Xi Jinping Melihat Pembangunan
- Revitalisasi Keraton Solo Menjangkau 13 Kawasan dengan Anggaran Rp150 Miliar
- BRAN Akan Tangani Konflik Tanah Komunal Setelah RUU Reforma Agraria Disahkan
- Kasus Apartemen Mangkrak di Ciputat, Kerugian Ana Riana dan Pelajaran bagi Pembeli
- Pemerintah Siapkan Batas Minimum dan Maksimum Kepemilikan Tanah
- Rumah Baru Rey Mbayang dan Dinda Hauw di Tangsel Masuki Tahap Finishing
- Rumah Indonesia di Nagoya Menjadi Pusat Layanan 430 Atlet Asian Games 2026
- Sulawesi Selatan Targetkan Bangun dan Renovasi 142 Rumah Layak pada 2026
- Status HGB Summarecon di Bogor Belum Berubah di Tengah Pemeriksaan KPK
- ATR/BPN Terima Aset Rampasan KPK untuk Rumah Dinas dan Operasional
- Summarecon Agung Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Suap HGB di Bogor
- Adhi Karya Pastikan ADCP Tidak Dilepas, Empat Proyek Belum Serah Terima Masih Dikaji
- Sekitar 7.000 Kawasan Kumuh Masih Menjadi Tantangan Perumahan Indonesia
- Program Bedah Rumah Targetkan 400.000 Hunian, Penghasilan di Bawah UMP Bisa Mengajukan
- Harga Rumah Subsidi 2027 Masih Dibahas, Usulan Kenaikan 12 Persen Jadi Pertimbangan
- Konstruksi Bawah Tanah Iran Disorot, Ini Pelajaran Due Diligence bagi Pembeli Properti
- Rumah Nicolas Cage di Malibu Terancam Lubang Besar Setelah Hujan Deras
- Penthouse Dekat Kedutaan Israel Dijual, Harga Salah Satu Unit Turun Rp165 Miliar
- BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Terdampak Gempa Flores NTT
- Abu Vulkanik Masuk Rumah, Pengalaman Sejumlah Figur Publik Jadi Pengingat bagi Penghuni
- RUPSLB Kedua Modernland Akan Bahas Pengalihan dan Penjaminan Aset
- 500 Rumah Modular Tahan Gempa Disiapkan untuk Korban Bencana NTT
- DPR Soroti Syarat Program Bedah Rumah yang Dinilai Terlalu Rumit
- 250 Rumah Gratis untuk MBR di Tangerang Belum Disalurkan Meski Pembangunan Rampung
- Arahan Prabowo: Kualitas Rumah dan Lingkungan Permukiman Perlu Ditingkatkan
- KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Belum Bisa Disalurkan, Bank Menunggu Arahan BP Tapera
- Genteng Sabut Kelapa BRIN Tawarkan Material Atap Ringan dari Limbah
- Rumah di Atas Sungai Dikaji sebagai Alternatif Hunian Perkotaan
- KPR 40 Tahun Ditawarkan di Danantara Housing Expo 2026, Apa yang Perlu Dicermati?
- Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Lebih dari 130 Ribu Pilihan Rumah
- Cicilan Rusun Subsidi Meikarta Mulai Rp1,7 Juta, Ini Syarat FLPP dan Hal yang Perlu Dicermati
- Desa Adat Sade Direkonstruksi, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
- Rumah Tahan Gempa BRIN Tetap Kokoh Setelah Gempa M7,7 di NTT
- MA AS Izinkan Pembangunan Ballroom Gedung Putih Senilai Rp 7,1 Triliun Berlanjut
- Serapan Anggaran Kementerian PKP Capai Rp 3,608 Triliun, Bedah Rumah Jadi Prioritas
- Menteri PKP Usulkan Larangan Atap Asbes untuk Rumah Baru dan Renovasi Pemerintah
- Perumahan Dekat Meruya, Pilihan Rumah Nyaman di Jakarta Barat yang Masih Layak Dilirik
- Cara Mengajukan KPR untuk Rumah di Meruyaland, Begini Alurnya dari Booking Hingga Akad
- Jual Rumah Meruya Utara? Kenapa Banyak Orang Sekarang Mulai Melirik Kawasan Ini
- 7 Ciri Rumah Membawa Sial
- Tempat Ngopi di Meruya Dari Mulai Cafe, Coffee Shop, dan Warung Kopi
- Perumahan Jakarta Barat Harga Terjangkau Kualitas Terbaik
- Meruya di Jakarta Mana? Ini Lokasi, Kode Pos, dan Tempat Populer di Meruya Jakarta Barat
- Cari Rumah & Tanah di Meruya? MeruyaLand.com Saja!
- Sambut Tahun Baru 2026 Dengan Punya Rumah Baru
- Rumah Mewah di Jakarta Barat 2 Lantai
- Perumahan Eksklusif Jakarta Barat Meruya Land
- Meruya Land Daerah Strategis Untuk Hunian Masa Depan Keluarga Anda
- Rumah Dijual Jakarta Barat Tanpa Perantara Meruya Land
- Cari KPR Rumah di Jakarta Barat, Meruya Land Saja!
- Cari Rumah Dijual Jakarta Barat? Temukan Pilihan Terbaik di Sini!
- Tempat Nongkrong di Meruya
- Jual Rumah Cluster Meruya 2 Lantai Luas 125 Meter lebih
- Harga Rumah di Meruya Jakarta Barat
- Rumah Meruya Dijual Luas 124 Meter 2 Lantai
- Perumahan Cluster Baru Meruya
- Menjelajahi Meruya, Jakarta Barat - Kode Pos dan Informasi Penting
- Cari Rumah Meruya Residence Jakarta Barat? Meruya Land Solusinya
- Tips Biaya Renovasi Rumah di Jakarta Lengkap, Hemat dan Efisien
- Jual Rumah di Meruya Jakarta Barat - Meruyaland Pilihan Terbaiknya
- Mencari rumah real estate di Jakarta Barat untuk investasi? Meruyaland
- Pasar Meruya, Jakarta Barat: Mengintip Denyut Kehidupan Pasar Tradisional
- Meruya: Kebijakan Ganjil Genap dalam Mengatasi Kemacetan
- Kode Pos Meruya Utara: Informasi Lengkap dan Pentingnya Bagi Warga
- Perumahan Baru di Jakarta Barat: Investasi Cerdas di Meruya Land
- Rumah Murah di Jakarta Barat: Temukan Pilihan Terbaik di Meruya Land
- Perumahan bebas banjir di Jakarta Barat
- Kredit Rumah Murah di Jakarta Barat Solusi Hunian Modern bagi Generasi Milenial
- Perumahan di Jakarta Barat Milenial Dengan Desain Modern
- Rumah dijual di Kembangan Jakarta Barat Harga Terjangkau
- Cari Rumah di Daerah Meruya? Meruya Land Pilihan Terbaik Anda
- Dijual Rumah Cluster Premium Murah di Jakarta Utara
- Beli Rumah Cluster di Jakarta? Pilih Meruya Land!
- Rumah 2 Lantai Tanah Luas +-120 meter Dijual Di Jakarta Harga Terjangkau
- Rumah Dijual di Meruya Jakarta Utara
- Update Harga Tanah per Meter di Jabodetabek Tahun 2023
- Ini Penyebab Harga Rumah Terus Naik
- Investasi
dikembangkan oleh
Official Lending Partner