Pemerintah Siapkan Batas Minimum dan Maksimum Kepemilikan Tanah
2026-09-22 13:02:03
2026-09-22 13:02:03
Pemerintah bersiap menata batas penguasaan dan kepemilikan tanah melalui peraturan pemerintah baru. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyatakan bahwa regulasi tersebut akan memuat penentuan batas minimum dan maksimum tanah yang dapat dikuasai maupun dimiliki.
Rencana penyusunan peraturan pemerintah itu menjadi tindak lanjut setelah Rancangan Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria disahkan menjadi undang-undang dalam rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 22 September 2026. Pemerintah selanjutnya perlu menyelesaikan aturan turunan yang menjadi amanat atau delegasi undang-undang tersebut.
Bagi masyarakat, kabar ini penting dibaca secara cermat. Informasi yang tersedia baru menjelaskan ruang lingkup regulasi yang akan disusun, belum memuat angka batas kepemilikan, jadwal penerapan, ataupun rincian perlakuan terhadap jenis tanah tertentu. Karena itu, calon pembeli rumah, pemilik lahan, dan investor sebaiknya membedakan antara undang-undang yang telah disahkan dan peraturan pelaksana yang masih akan disusun.
PP Akan Mengatur Pelaksanaan Reforma Agraria
Nusron menyampaikan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan peraturan perundang-undangan yang diamanatkan oleh regulasi reforma agraria. Salah satu bentuk aturan turunannya adalah peraturan pemerintah yang mencakup beberapa aspek penyelenggaraan reforma agraria.
Cakupan itu meliputi perencanaan pelaksanaan serta mekanisme monitoring dan evaluasi. PP tersebut juga akan mengatur tata cara penentuan lokasi prioritas reforma agraria. Dengan ruang lingkup ini, regulasi yang disiapkan tidak hanya berbicara tentang luas kepemilikan tanah, tetapi juga proses penetapan wilayah dan pengawasan pelaksanaannya.
Partisipasi masyarakat turut masuk dalam materi yang akan diatur. Namun, sumber belum menjabarkan bentuk partisipasi tersebut maupun prosedur yang nantinya dapat digunakan masyarakat. Detail semacam ini baru dapat dinilai setelah ketentuan resmi diterbitkan.
Pengalihan Status Aset dan Konflik Agraria Masuk Pembahasan
Materi lain yang akan dimuat adalah tata cara pemindahan status barang milik negara dan barang milik daerah. Ketentuan serupa juga akan mencakup aset milik badan usaha milik negara serta badan usaha milik daerah.
Pemerintah turut memasukkan penyelesaian konflik agraria ke dalam rancangan ruang lingkup PP. Informasi sumber belum menerangkan mekanisme penyelesaian, lembaga yang akan menjalankan setiap tahapan, atau persyaratan yang harus dipenuhi pihak terkait. Dengan demikian, belum tepat menarik kesimpulan mengenai dampaknya terhadap kasus atau bidang tanah tertentu sebelum aturan lengkap tersedia.
Bagi pembeli properti, rencana tersebut menegaskan pentingnya pemeriksaan dokumen dan status bidang tanah secara teliti. Setiap keputusan sebaiknya bertumpu pada data objek yang sedang diperiksa, bukan pada dugaan mengenai isi peraturan yang belum terbit. Jika suatu bidang berkaitan dengan sengketa atau status aset tertentu, kejelasan administratif perlu menjadi perhatian utama sebelum transaksi dilanjutkan.
Kepemilikan Bersama dan Batas Tanah Akan Ditata
Peraturan pemerintah yang disiapkan juga akan mengatur tata cara pendaftaran, penggunaan, pemanfaatan, dan pewarisan atas kepemilikan bersama yang berbentuk hak milik. Pokok ini relevan bagi tanah yang dimiliki lebih dari satu pihak karena pengaturannya mencakup berbagai tahap, sejak pencatatan hingga pewarisan.
Selain itu, PP akan memuat penataan dan pengendalian atas batasan tanah, termasuk penentuan batas minimum dan batas maksimum penguasaan serta pemilikan. Meski arah pengaturannya telah disebutkan, belum ada angka atau formula batas dalam bahan sumber. Belum dijelaskan pula apakah ketentuan akan dibedakan berdasarkan lokasi, fungsi, subjek pemilik, atau kategori tanah.
Ketiadaan rincian tersebut merupakan batas penting dalam membaca berita ini. Pemilik beberapa bidang tanah atau investor dengan portofolio lahan belum dapat menghitung konsekuensi praktis hanya berdasarkan pernyataan mengenai rencana PP. Evaluasi baru dapat dilakukan setelah pemerintah menerbitkan rumusan resmi beserta cakupan, tata cara, dan ketentuan pelaksanaannya.
Hal yang Perlu Dicermati Pembeli dan Investor
Langkah paling relevan saat ini adalah mengikuti perkembangan aturan turunan tanpa berspekulasi tentang batas kepemilikan. Pembeli dapat menjaga kerapian dokumen tanah yang sudah dimiliki atau sedang diperiksa, termasuk memperhatikan siapa pemegang hak dan apakah terdapat kepemilikan bersama. Untuk aset yang akan diwariskan, rencana pengaturan mengenai pendaftaran, penggunaan, pemanfaatan, dan pewarisan juga layak dipantau.
Investor tanah perlu menunggu naskah PP sebelum menilai pengaruhnya terhadap rencana penguasaan lahan. Materi yang diumumkan masih berupa daftar pokok pengaturan, sehingga belum cukup untuk menyimpulkan apakah suatu portofolio akan berada di bawah, tepat pada, atau melampaui batas yang kelak ditetapkan.
Secara umum, agenda regulasi ini menunjukkan bahwa kebijakan reforma agraria akan dijabarkan melalui aturan yang mencakup perencanaan, lokasi prioritas, status aset, konflik, kepemilikan bersama, pembatasan tanah, dan partisipasi masyarakat. Keputusan properti sebaiknya tetap didasarkan pada aturan resmi yang berlaku ketika transaksi dilakukan.
Bagi pembaca yang sedang membandingkan pilihan tempat tinggal, hunian modern di Jakarta Barat dapat turut dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing. Informasi mengenai MeruyaLand dapat dikunjungi sebagai salah satu bahan untuk mengenali pilihan hunian di kawasan tersebut.
Sumber Informasi
detikProperti — Aturan Baru Pemerintah: Bakal Batasi Kepemilikan Tanah
Saatnya Memiliki Rumah Modern di Jakarta Barat
Temukan hunian berkualitas dengan desain modern dan lokasi strategis bersama MeruyaLand.
🏡 Lihat tipe rumah dan promo terbaru di MeruyaLand.com
- Konektivitas Menjadi Faktor Penting dalam Pertumbuhan Kawasan Hunian
- Rumah Tasya Farasya Retak, Biaya Perbaikan Struktur Ditaksir Rp 5-6 Miliar
- 937.671 Rumah Dibangun dan Direnovasi hingga Oktober 2026, Dana Non-APBN Mendominasi
- Rumah Tasya Farasya Retak Sebelum Setahun Dihuni, Struktur Bangunan Diperiksa
- Park House, Rumah Masa Kecil Putri Diana, Terbengkalai Sejak 2021
- Sengketa Lahan Tanah Abang Menahan Rencana Pembangunan Rusun
- Rumah Terbengkalai di Philadelphia Jadi Lokasi Penyelidikan, Tulang dan Brankas Ditemukan
- Pelajaran dari Mesa Verde: Hunian Bisa Ditinggalkan Saat Air dan Sumber Daya Terbatas
- Renovasi East Potomac Golf Course Disorot Setelah 430 Pohon Ditebang
- Renovasi Rumah Luna Maya di Bali Rampung Setelah Dicicil Empat Tahun
- Bodie, Kota Tambang Emas yang Berubah Menjadi Kota Hantu
- Danantara Siapkan 12 Smart City, Padalarang Dirancang Tampung hingga 250.000 Hunian
- Rumah Idaman Thom Haye di Bandung: Terang, Modern, Bersih, dan Sejuk
- Fajar Sadboy Beli Rumah Pertama setelah Bertahun-tahun Mengontrak
- Teddy Siagian Jadi Plt Dirjen Perumahan Perdesaan, Kementerian PKP Percepat Program 3 Juta Rumah
- Usulan Harga Rumah Subsidi hingga Rp 500 Juta, Apa Dampaknya bagi Pembeli?
- BRAN Disiapkan Tangani Konflik Agraria, Pembagian Tugas dengan ATR/BPN Diperjelas
- Sengketa Kerusakan Royal Lodge Sisakan Tagihan Rp30 Miliar setelah Andrew Pindah
- Konsumen LRT City Temui DPR, Empat Proyek Ditargetkan Rampung Bertahap hingga 2028
- Bunker Bawah Tanah Rp 80 Miliar di Los Angeles Terjual, Apa Keistimewaannya?
- Rumah Kesha Ratuliu Disebut Sempit, Ini Pelajaran soal Prioritas Hunian Keluarga
- Kampung Pelangi dan Kontras Hunian di Tengah Kawasan Elite Jakarta Selatan
- Penjualan Rumah Subsidi Turun, Himperra Usulkan Insentif dan Perluasan FLPP
- Shani Shingnapur, Kota di India dengan Rumah Tanpa Pintu
- Kisah Marmer Masjid Nabawi dan Pelajaran Memilih Material Hunian
- Rumah Saudagar di Lubang Buaya, Saksi Sejarah yang Dipertahankan Tetap Asli
- Danantara Lanjutkan Pembangunan Apartemen LRT City Mulai 1 Oktober 2026
- LHKPN Kalapas Cibinong Nonaktif Catat Lima Properti Senilai Rp 2,7 Miliar
- Realisasi FLPP 2026 Baru 45,15 Persen, Pasokan dan Kelayakan KPR Jadi Tantangan
- Kasus Penipuan Investasi Properti Rp 698 Miliar, Pelajaran Penting bagi Investor
- Proyek Ballroom Gedung Putih Disorot, Trump Ajak Xi Jinping Melihat Pembangunan
- Revitalisasi Keraton Solo Menjangkau 13 Kawasan dengan Anggaran Rp150 Miliar
- BRAN Akan Tangani Konflik Tanah Komunal Setelah RUU Reforma Agraria Disahkan
- Kasus Apartemen Mangkrak di Ciputat, Kerugian Ana Riana dan Pelajaran bagi Pembeli
- Pemerintah Siapkan Batas Minimum dan Maksimum Kepemilikan Tanah
- Rumah Baru Rey Mbayang dan Dinda Hauw di Tangsel Masuki Tahap Finishing
- Rumah Indonesia di Nagoya Menjadi Pusat Layanan 430 Atlet Asian Games 2026
- Sulawesi Selatan Targetkan Bangun dan Renovasi 142 Rumah Layak pada 2026
- Status HGB Summarecon di Bogor Belum Berubah di Tengah Pemeriksaan KPK
- ATR/BPN Terima Aset Rampasan KPK untuk Rumah Dinas dan Operasional
- Summarecon Agung Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Suap HGB di Bogor
- Adhi Karya Pastikan ADCP Tidak Dilepas, Empat Proyek Belum Serah Terima Masih Dikaji
- Sekitar 7.000 Kawasan Kumuh Masih Menjadi Tantangan Perumahan Indonesia
- Program Bedah Rumah Targetkan 400.000 Hunian, Penghasilan di Bawah UMP Bisa Mengajukan
- Harga Rumah Subsidi 2027 Masih Dibahas, Usulan Kenaikan 12 Persen Jadi Pertimbangan
- Konstruksi Bawah Tanah Iran Disorot, Ini Pelajaran Due Diligence bagi Pembeli Properti
- Rumah Nicolas Cage di Malibu Terancam Lubang Besar Setelah Hujan Deras
- Penthouse Dekat Kedutaan Israel Dijual, Harga Salah Satu Unit Turun Rp165 Miliar
- BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Terdampak Gempa Flores NTT
- Abu Vulkanik Masuk Rumah, Pengalaman Sejumlah Figur Publik Jadi Pengingat bagi Penghuni
- RUPSLB Kedua Modernland Akan Bahas Pengalihan dan Penjaminan Aset
- 500 Rumah Modular Tahan Gempa Disiapkan untuk Korban Bencana NTT
- DPR Soroti Syarat Program Bedah Rumah yang Dinilai Terlalu Rumit
- 250 Rumah Gratis untuk MBR di Tangerang Belum Disalurkan Meski Pembangunan Rampung
- Arahan Prabowo: Kualitas Rumah dan Lingkungan Permukiman Perlu Ditingkatkan
- KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Belum Bisa Disalurkan, Bank Menunggu Arahan BP Tapera
- Genteng Sabut Kelapa BRIN Tawarkan Material Atap Ringan dari Limbah
- Rumah di Atas Sungai Dikaji sebagai Alternatif Hunian Perkotaan
- KPR 40 Tahun Ditawarkan di Danantara Housing Expo 2026, Apa yang Perlu Dicermati?
- Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Lebih dari 130 Ribu Pilihan Rumah
- Cicilan Rusun Subsidi Meikarta Mulai Rp1,7 Juta, Ini Syarat FLPP dan Hal yang Perlu Dicermati
- Desa Adat Sade Direkonstruksi, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
- Rumah Tahan Gempa BRIN Tetap Kokoh Setelah Gempa M7,7 di NTT
- MA AS Izinkan Pembangunan Ballroom Gedung Putih Senilai Rp 7,1 Triliun Berlanjut
- Serapan Anggaran Kementerian PKP Capai Rp 3,608 Triliun, Bedah Rumah Jadi Prioritas
- Menteri PKP Usulkan Larangan Atap Asbes untuk Rumah Baru dan Renovasi Pemerintah
- Perumahan Dekat Meruya, Pilihan Rumah Nyaman di Jakarta Barat yang Masih Layak Dilirik
- Cara Mengajukan KPR untuk Rumah di Meruyaland, Begini Alurnya dari Booking Hingga Akad
- Jual Rumah Meruya Utara? Kenapa Banyak Orang Sekarang Mulai Melirik Kawasan Ini
- 7 Ciri Rumah Membawa Sial
- Tempat Ngopi di Meruya Dari Mulai Cafe, Coffee Shop, dan Warung Kopi
- Perumahan Jakarta Barat Harga Terjangkau Kualitas Terbaik
- Meruya di Jakarta Mana? Ini Lokasi, Kode Pos, dan Tempat Populer di Meruya Jakarta Barat
- Cari Rumah & Tanah di Meruya? MeruyaLand.com Saja!
- Sambut Tahun Baru 2026 Dengan Punya Rumah Baru
- Rumah Mewah di Jakarta Barat 2 Lantai
- Perumahan Eksklusif Jakarta Barat Meruya Land
- Meruya Land Daerah Strategis Untuk Hunian Masa Depan Keluarga Anda
- Rumah Dijual Jakarta Barat Tanpa Perantara Meruya Land
- Cari KPR Rumah di Jakarta Barat, Meruya Land Saja!
- Cari Rumah Dijual Jakarta Barat? Temukan Pilihan Terbaik di Sini!
- Tempat Nongkrong di Meruya
- Jual Rumah Cluster Meruya 2 Lantai Luas 125 Meter lebih
- Harga Rumah di Meruya Jakarta Barat
- Rumah Meruya Dijual Luas 124 Meter 2 Lantai
- Perumahan Cluster Baru Meruya
- Menjelajahi Meruya, Jakarta Barat - Kode Pos dan Informasi Penting
- Cari Rumah Meruya Residence Jakarta Barat? Meruya Land Solusinya
- Tips Biaya Renovasi Rumah di Jakarta Lengkap, Hemat dan Efisien
- Jual Rumah di Meruya Jakarta Barat - Meruyaland Pilihan Terbaiknya
- Mencari rumah real estate di Jakarta Barat untuk investasi? Meruyaland
- Pasar Meruya, Jakarta Barat: Mengintip Denyut Kehidupan Pasar Tradisional
- Meruya: Kebijakan Ganjil Genap dalam Mengatasi Kemacetan
- Kode Pos Meruya Utara: Informasi Lengkap dan Pentingnya Bagi Warga
- Perumahan Baru di Jakarta Barat: Investasi Cerdas di Meruya Land
- Rumah Murah di Jakarta Barat: Temukan Pilihan Terbaik di Meruya Land
- Perumahan bebas banjir di Jakarta Barat
- Kredit Rumah Murah di Jakarta Barat Solusi Hunian Modern bagi Generasi Milenial
- Perumahan di Jakarta Barat Milenial Dengan Desain Modern
- Rumah dijual di Kembangan Jakarta Barat Harga Terjangkau
- Cari Rumah di Daerah Meruya? Meruya Land Pilihan Terbaik Anda
- Dijual Rumah Cluster Premium Murah di Jakarta Utara
- Beli Rumah Cluster di Jakarta? Pilih Meruya Land!
- Rumah 2 Lantai Tanah Luas +-120 meter Dijual Di Jakarta Harga Terjangkau
- Rumah Dijual di Meruya Jakarta Utara
- Update Harga Tanah per Meter di Jabodetabek Tahun 2023
- Ini Penyebab Harga Rumah Terus Naik
- Investasi
dikembangkan oleh
Official Lending Partner