Park House, Rumah Masa Kecil Putri Diana, Terbengkalai Sejak 2021
2026-10-23 13:00:53
2026-10-23 13:00:53
Lokasi bergengsi dan nilai sejarah ternyata tidak selalu menjamin sebuah properti terawat. Park House, rumah masa kecil Putri Diana yang berdiri hanya sekitar 500 meter dari Istana Sandringham, dilaporkan telah terbengkalai selama lima tahun. Bangunan utamanya masih berdiri kokoh, tetapi lingkungan di sekelilingnya memperlihatkan tanda-tanda pengabaian yang serius.
Tanaman liar memenuhi bagian depan rumah, sementara sebuah gudang kayu di area tersebut tampak nyaris ambruk. Kaca jendelanya pecah dan kondisi bangunannya dinilai semakin rapuh. Pagar kayu pendek telah dipasang untuk membatasi akses, meskipun perlindungan itu terlihat belum cukup kuat untuk benar-benar mencegah orang memasuki kawasan tersebut.
Rumah Bersejarah di Lingkungan Kerajaan
Park House merupakan bangunan bergaya Jacobethan yang didirikan pada 1862 atas permintaan Raja Edward VII. Rumah dengan 16 kamar dan fasilitas kolam renang itu awalnya diperuntukkan bagi pegawai senior di lingkungan kerajaan.
Dalam perjalanan berikutnya, rumah tersebut disewa oleh kakek Putri Diana. Frances Shand Kydd, ibu Diana, lahir di sana pada 1936. John Spencer, ayah Diana, kemudian menjadi penyewanya. Diana lahir di Park House pada 1961 dan tinggal di sana sampai berusia 14 tahun.
Masa tinggal Diana berakhir ketika keluarganya pindah ke Althorp, kediaman leluhur keluarga Spencer. Perpindahan itu berlangsung setelah ayahnya mewarisi gelar Earl. Riwayat tersebut membuat Park House memiliki hubungan langsung dengan masa kecil salah satu figur paling dikenal dalam keluarga Kerajaan Inggris.
Dari Fasilitas Disabilitas hingga Kosong pada 2021
Fungsi Park House berubah pada 1987. Ratu Elizabeth II menghibahkan properti itu kepada Leonard Cheshire Disability. Bangunan kemudian digunakan sebagai tempat khusus untuk melayani penyandang disabilitas selama lebih dari 30 tahun.
Sempat muncul rencana pengembangan lebih lanjut melalui renovasi. Namun, kegiatan di properti tersebut akhirnya berhenti dan bangunan ditinggalkan pada 2021. Penyebab yang disebutkan adalah biaya yang semakin mahal setelah pandemi COVID-19. Sejak itulah perawatan Park House tidak berlanjut, hingga vegetasi liar dan kerusakan pada bangunan pendukung menjadi semakin terlihat.
Perubahan fungsi Park House menunjukkan bahwa keberlanjutan pemanfaatan properti tidak hanya bergantung pada usia atau arti sejarahnya. Kebutuhan biaya tetap menjadi persoalan penting, terutama ketika sebuah bangunan besar memerlukan pengelolaan dan renovasi.
Kondisi Park House Memicu Kekecewaan Warga
Sejumlah penduduk setempat mengaku kecewa melihat kondisi rumah tersebut. Selina Raines, warga Desa Snettisham yang berada cukup dekat dari Park House, menyebut keadaan itu menyedihkan. Menurutnya, hanya sedikit orang mengetahui kondisi sebenarnya karena rumah tersebut tidak terlihat dari jalan.
Protes warga juga dipicu oleh posisi Park House yang berdekatan dengan Istana Sandringham, tempat keluarga kerajaan beristirahat, serta Gereja St Mary Magdalene yang menjadi lokasi para bangsawan mengikuti kebaktian Hari Natal. Kedekatan geografis itu menimbulkan pertanyaan warga mengenai alasan bangunan bersejarah tersebut tidak dipulihkan.
Kekecewaan turut diarahkan kepada Raja Charles III. Seorang warga yang tidak disebutkan namanya membandingkan keadaan Park House dengan investasi lain di kawasan tersebut. Pada Juni 2024, Raja Charles III memperoleh persetujuan untuk membuka lokasi glamping mewah seluas 25 hektare. Kemudian, pada November 2024, sekitar 2.000 panel surya dipasang untuk mendukung kebun pribadinya. Perbandingan itu merupakan kritik dari warga, bukan keterangan bahwa Raja Charles III memiliki kewajiban khusus untuk merawat Park House.
Pelajaran Praktis bagi Pembeli dan Investor Properti
Kisah Park House memberikan sudut pandang yang relevan bagi pembeli rumah dan investor di Indonesia. Nama besar, lokasi strategis, ukuran bangunan, serta nilai historis dapat meningkatkan daya tarik sebuah aset, tetapi faktor-faktor tersebut tidak dengan sendirinya menyelesaikan persoalan pemeliharaan.
Sebelum memilih properti, calon pembeli dapat menilai bukan hanya kondisi bangunan utama, tetapi juga elemen pendukung seperti gudang, jendela, pagar, halaman, dan akses pengamanan. Kerusakan yang terlihat pada bagian-bagian tersebut bisa menjadi petunjuk bahwa perawatan sudah lama terhenti.
Riwayat fungsi bangunan juga patut diperiksa. Park House pernah menjadi rumah tinggal, kemudian fasilitas bagi penyandang disabilitas, sebelum akhirnya kosong. Pergantian fungsi semacam ini dapat memengaruhi kebutuhan renovasi dan rencana pemanfaatan selanjutnya. Bagi investor, pelajaran utamanya adalah memperhitungkan keberlanjutan penggunaan serta kesiapan biaya pemeliharaan, bukan sekadar mengandalkan reputasi alamat.
Untuk pencarian hunian di dalam negeri, pembaca dapat menerapkan prinsip serupa dengan mencermati kondisi aktual, pengelolaan, fungsi, dan kebutuhan perawatan properti. Jika sedang mempertimbangkan hunian modern di Jakarta Barat, kunjungi MeruyaLand untuk memperoleh informasi yang relevan dengan kebutuhan tempat tinggal Anda.
Sumber Informasi
detikProperti: Rumah Masa Kecil Putri Diana Terbengkalai, Padahal Dekat Istana Raja Charles
Saatnya Memiliki Rumah Modern di Jakarta Barat
Temukan hunian berkualitas dengan desain modern dan lokasi strategis bersama MeruyaLand.
🏡 Lihat tipe rumah dan promo terbaru di MeruyaLand.com
- Rumah Tasya Farasya Retak, Biaya Perbaikan Struktur Ditaksir Rp 5-6 Miliar
- 937.671 Rumah Dibangun dan Direnovasi hingga Oktober 2026, Dana Non-APBN Mendominasi
- Rumah Tasya Farasya Retak Sebelum Setahun Dihuni, Struktur Bangunan Diperiksa
- Park House, Rumah Masa Kecil Putri Diana, Terbengkalai Sejak 2021
- Sengketa Lahan Tanah Abang Menahan Rencana Pembangunan Rusun
- Rumah Terbengkalai di Philadelphia Jadi Lokasi Penyelidikan, Tulang dan Brankas Ditemukan
- Pelajaran dari Mesa Verde: Hunian Bisa Ditinggalkan Saat Air dan Sumber Daya Terbatas
- Renovasi East Potomac Golf Course Disorot Setelah 430 Pohon Ditebang
- Renovasi Rumah Luna Maya di Bali Rampung Setelah Dicicil Empat Tahun
- Bodie, Kota Tambang Emas yang Berubah Menjadi Kota Hantu
- Danantara Siapkan 12 Smart City, Padalarang Dirancang Tampung hingga 250.000 Hunian
- Rumah Idaman Thom Haye di Bandung: Terang, Modern, Bersih, dan Sejuk
- Fajar Sadboy Beli Rumah Pertama setelah Bertahun-tahun Mengontrak
- Teddy Siagian Jadi Plt Dirjen Perumahan Perdesaan, Kementerian PKP Percepat Program 3 Juta Rumah
- Usulan Harga Rumah Subsidi hingga Rp 500 Juta, Apa Dampaknya bagi Pembeli?
- BRAN Disiapkan Tangani Konflik Agraria, Pembagian Tugas dengan ATR/BPN Diperjelas
- Sengketa Kerusakan Royal Lodge Sisakan Tagihan Rp30 Miliar setelah Andrew Pindah
- Konsumen LRT City Temui DPR, Empat Proyek Ditargetkan Rampung Bertahap hingga 2028
- Bunker Bawah Tanah Rp 80 Miliar di Los Angeles Terjual, Apa Keistimewaannya?
- Rumah Kesha Ratuliu Disebut Sempit, Ini Pelajaran soal Prioritas Hunian Keluarga
- Kampung Pelangi dan Kontras Hunian di Tengah Kawasan Elite Jakarta Selatan
- Penjualan Rumah Subsidi Turun, Himperra Usulkan Insentif dan Perluasan FLPP
- Shani Shingnapur, Kota di India dengan Rumah Tanpa Pintu
- Kisah Marmer Masjid Nabawi dan Pelajaran Memilih Material Hunian
- Rumah Saudagar di Lubang Buaya, Saksi Sejarah yang Dipertahankan Tetap Asli
- Danantara Lanjutkan Pembangunan Apartemen LRT City Mulai 1 Oktober 2026
- LHKPN Kalapas Cibinong Nonaktif Catat Lima Properti Senilai Rp 2,7 Miliar
- Realisasi FLPP 2026 Baru 45,15 Persen, Pasokan dan Kelayakan KPR Jadi Tantangan
- Kasus Penipuan Investasi Properti Rp 698 Miliar, Pelajaran Penting bagi Investor
- Proyek Ballroom Gedung Putih Disorot, Trump Ajak Xi Jinping Melihat Pembangunan
- Revitalisasi Keraton Solo Menjangkau 13 Kawasan dengan Anggaran Rp150 Miliar
- BRAN Akan Tangani Konflik Tanah Komunal Setelah RUU Reforma Agraria Disahkan
- Kasus Apartemen Mangkrak di Ciputat, Kerugian Ana Riana dan Pelajaran bagi Pembeli
- Pemerintah Siapkan Batas Minimum dan Maksimum Kepemilikan Tanah
- Rumah Baru Rey Mbayang dan Dinda Hauw di Tangsel Masuki Tahap Finishing
- Rumah Indonesia di Nagoya Menjadi Pusat Layanan 430 Atlet Asian Games 2026
- Sulawesi Selatan Targetkan Bangun dan Renovasi 142 Rumah Layak pada 2026
- Status HGB Summarecon di Bogor Belum Berubah di Tengah Pemeriksaan KPK
- ATR/BPN Terima Aset Rampasan KPK untuk Rumah Dinas dan Operasional
- Summarecon Agung Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Suap HGB di Bogor
- Adhi Karya Pastikan ADCP Tidak Dilepas, Empat Proyek Belum Serah Terima Masih Dikaji
- Sekitar 7.000 Kawasan Kumuh Masih Menjadi Tantangan Perumahan Indonesia
- Program Bedah Rumah Targetkan 400.000 Hunian, Penghasilan di Bawah UMP Bisa Mengajukan
- Harga Rumah Subsidi 2027 Masih Dibahas, Usulan Kenaikan 12 Persen Jadi Pertimbangan
- Konstruksi Bawah Tanah Iran Disorot, Ini Pelajaran Due Diligence bagi Pembeli Properti
- Rumah Nicolas Cage di Malibu Terancam Lubang Besar Setelah Hujan Deras
- Penthouse Dekat Kedutaan Israel Dijual, Harga Salah Satu Unit Turun Rp165 Miliar
- BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Terdampak Gempa Flores NTT
- Abu Vulkanik Masuk Rumah, Pengalaman Sejumlah Figur Publik Jadi Pengingat bagi Penghuni
- RUPSLB Kedua Modernland Akan Bahas Pengalihan dan Penjaminan Aset
- 500 Rumah Modular Tahan Gempa Disiapkan untuk Korban Bencana NTT
- DPR Soroti Syarat Program Bedah Rumah yang Dinilai Terlalu Rumit
- 250 Rumah Gratis untuk MBR di Tangerang Belum Disalurkan Meski Pembangunan Rampung
- Arahan Prabowo: Kualitas Rumah dan Lingkungan Permukiman Perlu Ditingkatkan
- KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Belum Bisa Disalurkan, Bank Menunggu Arahan BP Tapera
- Genteng Sabut Kelapa BRIN Tawarkan Material Atap Ringan dari Limbah
- Rumah di Atas Sungai Dikaji sebagai Alternatif Hunian Perkotaan
- KPR 40 Tahun Ditawarkan di Danantara Housing Expo 2026, Apa yang Perlu Dicermati?
- Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Lebih dari 130 Ribu Pilihan Rumah
- Cicilan Rusun Subsidi Meikarta Mulai Rp1,7 Juta, Ini Syarat FLPP dan Hal yang Perlu Dicermati
- Desa Adat Sade Direkonstruksi, Arsitektur Tradisional Sasak Tetap Dipertahankan
- Rumah Tahan Gempa BRIN Tetap Kokoh Setelah Gempa M7,7 di NTT
- MA AS Izinkan Pembangunan Ballroom Gedung Putih Senilai Rp 7,1 Triliun Berlanjut
- Serapan Anggaran Kementerian PKP Capai Rp 3,608 Triliun, Bedah Rumah Jadi Prioritas
- Menteri PKP Usulkan Larangan Atap Asbes untuk Rumah Baru dan Renovasi Pemerintah
- Perumahan Dekat Meruya, Pilihan Rumah Nyaman di Jakarta Barat yang Masih Layak Dilirik
- Cara Mengajukan KPR untuk Rumah di Meruyaland, Begini Alurnya dari Booking Hingga Akad
- Jual Rumah Meruya Utara? Kenapa Banyak Orang Sekarang Mulai Melirik Kawasan Ini
- 7 Ciri Rumah Membawa Sial
- Tempat Ngopi di Meruya Dari Mulai Cafe, Coffee Shop, dan Warung Kopi
- Perumahan Jakarta Barat Harga Terjangkau Kualitas Terbaik
- Meruya di Jakarta Mana? Ini Lokasi, Kode Pos, dan Tempat Populer di Meruya Jakarta Barat
- Cari Rumah & Tanah di Meruya? MeruyaLand.com Saja!
- Sambut Tahun Baru 2026 Dengan Punya Rumah Baru
- Rumah Mewah di Jakarta Barat 2 Lantai
- Perumahan Eksklusif Jakarta Barat Meruya Land
- Meruya Land Daerah Strategis Untuk Hunian Masa Depan Keluarga Anda
- Rumah Dijual Jakarta Barat Tanpa Perantara Meruya Land
- Cari KPR Rumah di Jakarta Barat, Meruya Land Saja!
- Cari Rumah Dijual Jakarta Barat? Temukan Pilihan Terbaik di Sini!
- Tempat Nongkrong di Meruya
- Jual Rumah Cluster Meruya 2 Lantai Luas 125 Meter lebih
- Harga Rumah di Meruya Jakarta Barat
- Rumah Meruya Dijual Luas 124 Meter 2 Lantai
- Perumahan Cluster Baru Meruya
- Menjelajahi Meruya, Jakarta Barat - Kode Pos dan Informasi Penting
- Cari Rumah Meruya Residence Jakarta Barat? Meruya Land Solusinya
- Tips Biaya Renovasi Rumah di Jakarta Lengkap, Hemat dan Efisien
- Jual Rumah di Meruya Jakarta Barat - Meruyaland Pilihan Terbaiknya
- Mencari rumah real estate di Jakarta Barat untuk investasi? Meruyaland
- Pasar Meruya, Jakarta Barat: Mengintip Denyut Kehidupan Pasar Tradisional
- Meruya: Kebijakan Ganjil Genap dalam Mengatasi Kemacetan
- Kode Pos Meruya Utara: Informasi Lengkap dan Pentingnya Bagi Warga
- Perumahan Baru di Jakarta Barat: Investasi Cerdas di Meruya Land
- Rumah Murah di Jakarta Barat: Temukan Pilihan Terbaik di Meruya Land
- Perumahan bebas banjir di Jakarta Barat
- Kredit Rumah Murah di Jakarta Barat Solusi Hunian Modern bagi Generasi Milenial
- Perumahan di Jakarta Barat Milenial Dengan Desain Modern
- Rumah dijual di Kembangan Jakarta Barat Harga Terjangkau
- Cari Rumah di Daerah Meruya? Meruya Land Pilihan Terbaik Anda
- Dijual Rumah Cluster Premium Murah di Jakarta Utara
- Beli Rumah Cluster di Jakarta? Pilih Meruya Land!
- Rumah 2 Lantai Tanah Luas +-120 meter Dijual Di Jakarta Harga Terjangkau
- Rumah Dijual di Meruya Jakarta Utara
- Update Harga Tanah per Meter di Jabodetabek Tahun 2023
- Ini Penyebab Harga Rumah Terus Naik
- Investasi
dikembangkan oleh
Official Lending Partner